Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Sindrom Pahlawan Kesiangan: Ketika Kekuasaan Melahirkan Kebijakan Berbasis Selera

Sindrom Pahlawan Kesiangan: Ketika Kekuasaan Melahirkan Kebijakan Berbasis Selera

  • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
  • visibility 319
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Secara bahasa, kata jahil berasal dari bahasa Arab al-jahl yang berarti: tidak mengetahui, kebodohan, lawan dari ilmu. Orang yang jahil adalah orang yang tidak memiliki pengetahuan atau bertindak tanpa dasar ilmu.

Sementara itu, beberapa ulama menjelaskan makna jahil sebagai berikut: Imam Al-Raghib Al-Ashfahani menjelaskan bahwa jahil adalah kosongnya jiwa dari ilmu dan pengetahuan yang benar. Adapun, Ibnu Taimiyah menyebutkan bahwa jahil bukan hanya tidak tahu, tetapi juga bisa berarti menolak kebenaran setelah datang ilmu. Imam Al-Ghazali membagi jahil menjadi dua: Pertama, Jahil basith: tidak tahu dan sadar bahwa dirinya tidak tahu. Kedua, Jahil murakkab: tidak tahu tetapi merasa dirinya paling benar.

Dalam qur’an dikatakan secara tegas bahwa sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya hanyalah ulama (QS. Fathir: 28). Ayat ini menunjukkan bahwa ilmu mengangkat derajat manusia dan menjauhkan dari sifat jahil. Allah juga berfirman: “Dan janganlah kamu mengikuti sesuatu yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya” (QS. Al-Isra’: 36). Ayat ini melarang seseorang berbicara atau bertindak tanpa ilmu.

Kaitannya dengan hal tersebut, Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang Allah kehendaki kebaikan padanya, maka Allah akan memahamkannya dalam urusan agama” (HR. Bukhari dan Muslim). Hadis ini menunjukkan bahwa ilmu adalah tanda kebaikan, sedangkan kebodohan dapat menjerumuskan seseorang pada kesalahan. Dalam Hadis lain disebutkan bahwa: “Sesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu sekaligus dari manusia, tetapi Allah mencabut ilmu dengan wafatnya para ulama” (HR. Bukhari).

Berdasarkan pada uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa jahil adalah keadaan tidak memiliki ilmu atau bertindak tanpa pengetahuan yang benar. Dalam agama, sifat jahil sangat dihindari karena dapat membawa seseorang kepada kesesatan, kesalahan, dan tindakan yang merugikan. Oleh sebab itu, agama sangat menekankan pentingnya menuntut ilmu dan mengikuti kebenaran berdasarkan risalah Tuhan yang termuat dalam kitab yang dibawa oleh para RasulNya sebagai petunjuk bagi kita untuk keselamatan kita.

Akan tetapi, realitas empiris di lapangan, masih menunjukan hal yang sebaliknya. Masih banyak di antara kita yang terperangkap di dalam kejahilian, yang oleh Imam Alghazali kita termasuk kategori jahil murakkab. Di mana, kita sebenarnya tidak tahu, tapi tanpa sadar justru merasa paling tahu dan paling benar di antara yang lain. Sehingga, orang lain selalu dijadikan kambing hitam, sedangkan dirinya Adalah sang pahlawan. Sayang, pahlawannya kesiangan.

Hal semacam itu, bisa kita saksikan dan temukan di berbagai aspek kehidupan. Dalam dunia pekerjaan biasanya paling menonjol. Atasan, terkadang tanpa disadari, menindas bawahannya dengan dalih integritas, professional, tupoksi dan lain sejenisnya. Mereka tanpa sadar, terninabobokan oleh kursi kekuasaan sendiri. Sampai – sampai dikira kursi tersebut Adalah tempat penguasa untuk berkuasa terhadap para bawahan. Naif sekali Kawan.

Wahai penguasa yang terhormat! Ketahuilah, bahwa kursi mu itu, Adalah Amanah. Di situ, engkau akan tahu di mana letak surga dan neraka. Jika kursi mu belum membawa mu sampai pada surga dan neraka, maka jangan engkau merasa paling berkuasa. Sesungguhnya, engkau telah terperangkap di dalamnya. Segera bangkit dan lalu membaca dengan hati, bukan dengan nafsu yang terus mengingkari. Jika tidak, maka kejahiliaan akan terus menyelimuti mu.

  • Penulis: Oleh: Hamdy M. Zen Dosen PBA IAIN Ternate
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media
  • Sumber: Fahrul Abd.Muid

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sumber foto : Istimewa

    Wacana Polri di Bawah Kementerian Dinilai Kontraproduktif dan Ancam Independensi

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Agung Gumelar
    • visibility 219
    • 0Komentar

    JAKARTA (BALENGKO) – Wacana transformasi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menjadi kementerian kembali memicu polemik. Pengamat politik Nashrullah menilai gagasan yang muncul dalam Rapat Kerja Polri bersama Komisi III DPR RI tersebut tidak rasional dan berpotensi melemahkan kedaulatan negara. “Menjadikan Polri sebagai kementerian bukan solusi, melainkan bentuk pelemahan institusi. Reformasi Polri seharusnya fokus pada penguatan kinerja, […]

  • Resmi Dilantik di Daruba: DPC GAMKI Morotai 2026-2029 Fokus Topang Program Gereja dan Pemerintah Daerah

    Resmi Dilantik di Daruba: DPC GAMKI Morotai 2026-2029 Fokus Topang Program Gereja dan Pemerintah Daerah

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 108
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Pulau Morotai masa bakti 2026–2029 resmi dilantik dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat di Gereja GMIH Getsemani Daruba, pada Selasa, 15 September 2026. Acara ini juga dirangkaikan dengan Rapat Kerja (Raker) untuk menyusun program strategis organisasi ke depan. Dalam sambutannya, […]

  • Tenaga medis ditarik dari ambulans saat aksi massa, menjadi korban kekerasan aparat

    Dari Ambulans ke Tangan Aparat: Tenaga Medis Jadi Sasaran Kekerasan selama aksi demontrasi

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Muh. Rizki
    • visibility 685
    • 0Komentar

    Indonesia kembali dilanda gejolak. Gelombang aksi massa yang bergulir sejak 25 Agustus 2025 baik di ruang publik maupun media sosial, berakar pada keresahan masyarakat terhadap berbagai kebijakan pemerintah. Persoalan seperti minimnya lapangan kerja, rendahnya tingkat upah, wacana kenaikan pajak, serta rencana peningkatan tunjangan anggota DPR yang dinilai tidak proporsional, telah memicu gelombang protes yang meluas. […]

  • Akademisi UNUTARA Desak Komisi Dua DPRD Kota Ternate mengusut tuntas dugaan pungli ruko Pasar Gamalama senilai Rp1 juta per bulan yang mencekik pedagang kecil.

    Akademisi UNUTARA Desak Komisi Dua Usut Dugaan Pungli Gamalama

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 322
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, TERNATE – Dugaan praktik pungutan liar (pungli) bernilai fantastis dilaporkan tengah membayangi aktivitas para pedagang kecil di kawasan Pasar Gamalama, Kota Ternate. Kondisi memprihatinkan ini memicu reaksi keras dari kalangan kampus yang menuntut respons cepat dari lembaga legislatif selaku fungsi pengawasan. Langkah taktis ini disuarakan oleh Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara, Firman […]

  • Warga Kawasi dan WALHI melaporkan dugaan Dampak Lingkungan Harita Nickel Obi ke lima lembaga negara terkait bencana banjir lumpur merah yang berulang.

    Dampak Lingkungan Harita Nickel Obi Digugat Warga ke Lembaga Negara

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 384
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, JAKARTA – Tata kelola ekologi di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) Pulau Obi kini menjadi sorotan tajam di tingkat nasional. Aliansi warga Desa Kawasi dan Desa Soligi, didampingi WALHI Nasional, WALHI Maluku Utara, serta Koalisi Pengacara Lingkungan (KAPAL) Maluku Utara, resmi mendatangi lima lembaga negara sekaligus di Jakarta, akhir pekan kemarin. Perwakilan warga […]

  • Wings Air Kembali Terbang ke Morotai, Pemkab Subsidi 50 Kursi per Penerbangan

    Wings Air Kembali Terbang ke Morotai, Pemkab Subsidi 50 Kursi per Penerbangan

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 365
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai resmi menggandeng Wings Air untuk membuka kembali rute penerbangan reguler Ternate–Morotai dan sebaliknya. Layanan ini dijadwalkan mulai beroperasi pada 20 Juli 2026 dengan frekuensi dua kali seminggu, setiap hari Senin dan Kamis. Kerja sama ini ditandatangani secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pulau Morotai, Muhammad […]

expand_less