Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » ARGUMEN TITIK TEMU AGAMA-AGAMA

ARGUMEN TITIK TEMU AGAMA-AGAMA

  • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
  • visibility 563
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Pada QS. Alu-‘Imran [3] ayat 64 memiliki sabab al-nuzul-background yang telah melatar belakangi diturunkan ayat tersebut kepada Nabi Muhamma Saw. Maka paling tidak ada dua kasus tertentu, pertama ayat ini turun menceritakan kasuistik orang-orang Nasrani Najran-Kristen yang berasal dari Yaman terkait dengan sikap mereka kepada Nabi Muhammad Saw dan, kedua, ayat ini turun sehubungan dengan orang-orang Yahudi yang bermukim di Madinah yang hidup se-zaman dengan Nabi Muhammad Saw-mereka sangat banyak jumlahnya-kualitasnya. Kemudian orang-orang Yahudi ini yang berperang dengan umat Islam pada peperangan Khaibar yang dipimpin oleh Sayyidina Ali bin Abi Thalib, sehingga khalifah Ali pun dijuluki dengan gelar ‘faatihul khaibar’-sang penakluk perang Khaibar.

Memahami ungkapan kita tidak menyembah Tuhan selain Allah berarti ini adalah model sesembahan agama Islam. Ada yang percaya bahwa Yesus adalah anaknya Allah berarti ini merupakan kepercayaan yang dianut agama Kristen. Ada yang mengatakan bahwa ‘Uzair itu anaknya Allah berarti ini adalah model kepercayaan yang dianut oleh agama Yahudi. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa agama Islam, Nasrani, dan Yahudi adalah sama-sama agama yang bertemu pada kalimatun sawa’ yakni ‘laa ilaaha illallah’-tiada tuhan kecuali Tuhan. Namun, terdapat perbedaan dan persamaan pada fungsinya dalam agama-agama itu, Islam adalah agama dakwah-mengajak untuk menyembah kepada Tuhan-Allah Swt. Kristen adalah agama misionarisme-paham untuk disebarkan sebagai ajaran agama Kristen. Antara agama Islam dengan Kristen substansinya sama sebagai agama misionaris. Sedangkan Yahudi adalah agama ekslusif bukan agama dakwah-misionarisme-agamanya tidak disebar-luaskan-agama orang dalam Yahudi. Jadi, saya, anda dan kita semua tidak perlu takut dengan agama Yahudi karena kita tidak akan pernah di Yahudikan kawan!

Ada hal yang menarik kita jumpai pada orang-orang Nasrani Najran yang kemudian tertarik untuk masuk Islam di hadapan Nabi Muhammad Saw. Karena Nabi Saw membuka saluran diskusi-dialog-berdialektika kepada mereka secara terbuka-insklusif. Maka ada dua orang Kristen Najran yang berkeinginan untuk masuk Islam. Tapi oleh Nabi Muhammad Saw berkata kepada dua orang itu, agar kembali memikirkan keinginannya-anda jangan tergesa-gesa dulu untuk masuk Islam. Kemudian Nabi Saw berkata begini, “boleh jadi agama Nasrani kalian yang benar dan boleh jadi agama Islam kami yang salah. Dan boleh jadi agama Islam kami yang benar, dan boleh jadi agama Nasrani kalian yang salah”. Ungkapan Nabi Saw ini sangat populer-viral sehingga direportase langsung oleh Al-Qur’an yakni, ‘qul inaa aw iyyaakum la‘alaa hudan aw fii dhalaalin mubiin’-katakanlah wahai Muhammad kepada mereka bahwa mungkin agama kalian yang benar, anda jangan masuk Islam dulu, tapi anda pelajarilah Islam.

  • Penulis: Oleh: Fahrul Abd Muid Adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua PW. GP. Ansor Maluku Utara
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua LBH Ansor Ternate, Zulfikran A. Bailussy, SH, saat menyampaikan pandangan tentang tambang dan keadilan sosial.

    LBH Ansor Ternate: Pernyataan Wagub Malut Soal Tambang Jadi Alarm Keadilan untuk Rakyat

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 897
    • 0Komentar

    LBH Ansor juga mengutip pandangan KH Miftachul Akhyar, Rais Aam PBNU, yang menyebut eksploitasi berlebihan terhadap alam sebagai bentuk kedzaliman. Sementara itu, KH Yahya Cholil Staquf, Ketua Umum PBNU, menegaskan pembangunan harus berkelanjutan dan tidak boleh melahirkan ketimpangan sosial. Bahkan, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) jauh sebelumnya mengingatkan bahwa kekayaan alam adalah hak rakyat, bukan […]

  • LAILATUL QADAR, MAIN DOMENO dan BATAWANA

    LAILATUL QADAR, MAIN DOMENO dan BATAWANA

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 387
    • 0Komentar

    ‘Lailatul Qadar’ berarti, satu malam yang sangat dirindukan oleh perindu-perindunya karena ia sangat menentukan kepentingan umat manusia di jagad raya, dan ‘Alfu Syahr” berarti, seribu bulan yang erat hubungannya dengan ‘lailatul qadar’ dalam sistem ajaran Islam. ‘Lailatul qadar’ adalah malam yang sangat mulia dan berharga bagi interest umat Nabi Muhammad Saw untuk perbaikan kualitas hidupnya, […]

  • JEJAK KAKI MORO: Antara Mitos, Konstruksi Historis, dan Dekonstruksi Stigma

    JEJAK KAKI MORO: Antara Mitos, Konstruksi Historis, dan Dekonstruksi Stigma

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • account_circle Muh. Muzijad Mandea - Ketua Literasi Pasifik Morotai.
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Indonesia dipenuhi keragaman etnis yang tak jarang menyisakan ruang-ruang gaib dan misteri dalam memori kolektif masyarakatnya. Di Maluku Utara, khususnya Pulau Morotai dan Halmahera Utara, nama “Suku Moro” menduduki posisi yang unik sekaligus ambivalen. Bagi sebagian warga tempatan, Orang Moro dipercayai sebagai kelompok manusia gaib yang menghuni dimensi berlainan bertempat tinggal di ceruk batu besar, […]

  • Ketua LBH Ansor Maluku Utara Refleksi 92 Tahun Gerakan Pemuda Ansor: Menjaga Arah, Merawat Nilai, Menguatkan Peran

    Ketua LBH Ansor Maluku Utara Refleksi 92 Tahun Gerakan Pemuda Ansor: Menjaga Arah, Merawat Nilai, Menguatkan Peran

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Ketua LBH Ansor Maluku Utara, Zulfikran A. Bailussy
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Memperingati Hari Lahir Gerakan Pemuda Ansor yang ke-92 bukan sekadar menandai perjalanan panjang sebuah organisasi, tetapi menjadi momentum penting untuk menguji kembali arah, komitmen, dan relevansi gerakan di tengah dinamika zaman yang terus berubah. Gerakan Pemuda Ansor lahir dari semangat zaman—sebuah respons atas kebutuhan umat, bangsa, dan kemanusiaan. Dalam rentang hampir satu abad, Ansor telah […]

  • Roni Zaenuri

    Wacana Revisi Perda Miras dan Pelacuran Ditentang, SAPMA PP: Bisa Rusak Moral Generasi

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Kota Tangerang (BALENGKO) — Wacana revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2005 tentang Pelarangan Peredaran dan Penjualan Minuman Beralkohol serta Perda Nomor 8 Tahun 2005 tentang Pelarangan Pelacuran menuai penolakan dari berbagai pihak. Kedua perda tersebut rencananya masuk dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda) Kota Tangerang tahun 2026. Namun, sejumlah elemen masyarakat menilai revisi aturan […]

  • Keluarga bahagia bermain bersama di taman sebagai cara menjaga kesehatan mental

    Cara Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Tekanan Hidup Sehari-hari

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 507
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE – Kesehatan mental adalah bagian penting dari kesejahteraan hidup seseorang. Namun, di tengah tekanan pekerjaan, akitivtas kuliah, sekloah, masalah keluarga, dan tuntutan sosial yang semakin kompleks, menjaga kesehatan mental seringkali terabaikan. Padahal, mental yang sehat adalah pondasi dari produktivitas, kebahagiaan, dan hubungan sosial yang baik. Mengapa Kesehatan Mental Itu Penting? Kesehatan mental memengaruhi […]

expand_less