Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » ARGUMEN TITIK TEMU AGAMA-AGAMA

ARGUMEN TITIK TEMU AGAMA-AGAMA

  • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
  • visibility 340
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Ternyata, Nabi Muhammad Saw ingin mengajarkan kepada saya, anda, dan kita semua tentang keharusan mengedepankan etika dalam berdiskusi-berdialog-berdialektika yang harus kita saling menghargai pendapat orang lain-penganut agama lain. Karena boleh jadi pendapat yang anda kemukakan itu dalam berdiskusi-berdialog-berdialektika dapat mengandung kebenaran, tapi boleh jadi juga berkemungkinan mengandung kesalahan. Sedangkan pendapat orang lain itu salah, tapi berkemungkinan mengandung kebenaran. Jangan kemudian anda cepat-cepat menyalahkan pendapat orang lain dalam berdiskusi-berdialog-berdialektika pada forum dialog lintas iman-interfaith dialogue di Indonesia. Sama halnya dengan ungkapan dalam ayat Al-Qur’an ‘innaddiiina ‘inda Allah al-islami’-sesungguhnya agama Allah hanyalah Islam-apakah agama Islam yang paling benar ataukah agama Islam satu-satunya yang benar. Kalau dikatakan bahwa agama Islam yang paling benar berarti berkemungkinan agama yang lain juga benar-Kristen dan Yahudi. Tapi kalau dikatakan bahwa agama Islam hanya satu-satunya yang benar berarti agama yang lain pasti salah. Pemahaman keagamaan model inilah yang melahirkan kelompok agama-agama yang ekstremis-fundamentalis, radikalis dan teroris.

Atas dasar kesamaan esensial ini pada agama Islam, Kristen, dan Yahudi. Sehingga tidaklah mengherankan bila agama-agama tersebut kerap digolongkan sebagai tiga agama yang bersumber pada Ibrahim-Abrahamic. Frithjof Schuon menjelaskan bahwa agama monoteistis yang pada awalnya merupakan cabang kelompok agama semit, yang berasal dari Abraham, kemudian berkembang menjadi dua cabang keturunan, keturunan Nabi Ishaq dan keturunan Nabi Isma’il. Schoun melanjutkan bahwa pada zaman Nabi Musa, monoteisme ini mengambil bentuk agama Yahudi. Di saat mulai lunturnya agama Abraham-agama Nasrani di kalangan keturunan Nabi Isma’il, Musa-lah yang terus mengembangkan monoteisme tersebut. Nabi Musa menghubungkan monoteisme dengan bangsa Israel, dan karena itu menjadi pelindungnya, karena memang Nabi Musa adalah orang Yahudi.

Dari sisi persaudaraan-ukhuwwah basyariyyah, kekerabatan, dan persahabatan yang menurut pendapatnya Said Aqil Siradj, bahwa hubungan mesra agama Islam dan Kristen sebenarnya masih berada pada satu kesatuan trah dari seorang bapak yang sama yakni Nabi Ibrahim. Siradj melanjutkan, bahwa Kristen lahir sebagai agama samawi melalui Nabi ‘Isa, sedangkan agama Islam dikembangkan melalui jalur Nabi Muhammad Saw. Dua tokoh induk ini akan bertemu pada sosok Ibrahim, apabila ditelusuri silsilahnya, yaitu Nabi ‘Isa adalah keturunan Nabi Ishaq, salah seorang putra Nabi Ibrahim, yang kemudian menurunkan bani Israel-bangsa Yahudi putra-putri Nabi Ya’qub-asal-muasal agama Yahudi. Sementara Nabi Muhammad Saw adalah keturunan dari Nabi ‘Isma’il, saudara seayah dengan Nabi Ishaq, yang kemudian menurunkan bangsa Arab. Maka Islam adalah kelanjutan serta pelengkap dari episode sejarah agama-agama terdahulu. Kehadiran Islam tidak berarti menghapuskan ajaran agama-agama sebelumnya. Bahkan Al-Qur’an memberikan bukti nyata atas adanya penghargaan terhadap keselamatan pemeluk agama-agama pra-Islam. Justru kehadiran agama Islam untuk menguatkan pada aspek nilai-nilai kemanusiaan-al-insaniyyah dalam perjumpaan lintas iman-titik temu agama-agama di atas bumi. Mengedapankan nilai-nilai kemanusiaan oleh agama-agama sangatlah dicintai oleh Tuhan-Allah Swt karena semua agama adalah family-keluarga Tuhan.

  • Penulis: Oleh: Fahrul Abd Muid Adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua PW. GP. Ansor Maluku Utara
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Source : Istimewa

    Keluarga Korban Kekerasan di Sula Laporkan Polres ke Propam Polri Terkait Restorative Justice Kasus Kematian

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 226
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO) — Perwakilan keluarga korban kekerasan di Desa Kou, Supriyadi Umasangadji, resmi melaporkan dugaan pelanggaran kode etik personel Polres Kepulauan Sula ke Propam Polri, Rabu (4/2/2026). Laporan ini dilayangkan setelah polisi diduga membebaskan pelaku pembunuhan dengan dalih keadilan restoratif (restorative justice), yang dinilai melanggar hukum positif. Pelanggaran Prosedur Hukum Pihak keluarga menegaskan bahwa tindakan […]

  • Source : Istimewa

    MOROTAI: PULAU YANG TERLUPAKAN MENJADI PUSAT GEOPOLITIK ASIA PASIFIK

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Fahri Sibua Magister Akuntansi
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Tantangan di Asia Pasifik Asia Pasifik merupakan kawasan yang sangat dinamis, dengan banyak negara besar yang memiliki kepentingan geopolitik yang berbeda-beda. Ketegangan yang terjadi di Laut China Selatan adalah salah satu contoh ketidakpastian yang terjadi di kawasan ini. Negara-negara besar seperti Tiongkok dan Amerika Serikat saling bersaing untuk menguasai jalur perdagangan dan kekuatan militer di […]

  • Source : www.vice.com

    Belajar Nasionalisme dari Etnis Tionghoa

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Fahrul Abd Muid Penulis adalah Dosen IAIN Ternate dan Direktur Bajo Institut Malut
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Komunitas Tionghoa sangat menarik untuk dicatat karena terdapat beberapa literatur menegaskan perihal asal-muasal etnis Tionghoa di Indonesia. Etnis ini berawal dari para migran yang masuk ke nusantara ratusan tahun yang lalu. Mereka datang dengan latar belakang sejarah Tiongkok yang tua dan besar-empat ribu tahun yang lalu. Implikasinya, etnis Tionghoa yang tersebar di seluruh Asia Tenggara-bahkan […]

  • SULA

    LBH Ansor Malut Soroti Dugaan Penganiayaan Oknum TNI yang Tewaskan Warga Sipil di Kepulauan Sula

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Kepulauan Sula (BALENGKO) – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Maluku Utara menyatakan sikap tegas atas dugaan tindak pidana penganiayaan yang dilakukan oknum anggota TNI berinisial Pratu SB, yang menyebabkan meninggalnya warga sipil SU (36) di Kabupaten Kepulauan Sula. Berdasarkan kronologi awal yang beredar, korban disebut tidak terlibat langsung dalam konflik, namun menjadi sasaran pemukulan hingga […]

  • Source : Istimewa

    Ketua GP Ansor Haltim: Polemik Tunjangan DPRD Malut Harus Disikapi Objektif, Hindari ‘Trial by Opinion’

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Kritik Demokratis vs Penghakiman Opini Meski mengakui bahwa kritik terhadap kebijakan publik adalah bagian sehat dari demokrasi, Julkarnain memberikan catatan kritis terkait batasan dalam ranah hukum pidana. “Kritik itu sah dalam demokrasi. Namun dalam konteks perkara pidana, kehati-hatian dan akurasi adalah syarat mutlak. Jangan sampai terjadi trial by opinion yang justru berpotensi mengintervensi objektivitas aparat […]

  • Refleksi Perjalanan 26 Tahun Kota Ternate: Perjalanan Panjang Dalam  Menyongsong Pembangunan

    Refleksi Perjalanan 26 Tahun Kota Ternate: Perjalanan Panjang Dalam Menyongsong Pembangunan

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle M. Fajrinindra Mile
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Saya terdistraksi sejenak setelah menonton kajian dari Metro TV, utamanya dalam suatu pembahasan besar dalam program Menolak Lupa: Evolusi Kota Jakarta (2021). Pembahasan tersebut merefleksikan bahwa riwayat kota Jakarta merupakan suatu perjalanan historis yang panjang dimana Jakarta dibangun tidak hanya sebagai pusat pemerintahan, tetapi bagaimana suatu kota tumbuh mengikuti dinamika yang panjang seiring perkembangan zaman. […]

expand_less