Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » ARGUMEN TITIK TEMU AGAMA-AGAMA

ARGUMEN TITIK TEMU AGAMA-AGAMA

  • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
  • visibility 565
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Ternyata, Nabi Muhammad Saw ingin mengajarkan kepada saya, anda, dan kita semua tentang keharusan mengedepankan etika dalam berdiskusi-berdialog-berdialektika yang harus kita saling menghargai pendapat orang lain-penganut agama lain. Karena boleh jadi pendapat yang anda kemukakan itu dalam berdiskusi-berdialog-berdialektika dapat mengandung kebenaran, tapi boleh jadi juga berkemungkinan mengandung kesalahan. Sedangkan pendapat orang lain itu salah, tapi berkemungkinan mengandung kebenaran. Jangan kemudian anda cepat-cepat menyalahkan pendapat orang lain dalam berdiskusi-berdialog-berdialektika pada forum dialog lintas iman-interfaith dialogue di Indonesia. Sama halnya dengan ungkapan dalam ayat Al-Qur’an ‘innaddiiina ‘inda Allah al-islami’-sesungguhnya agama Allah hanyalah Islam-apakah agama Islam yang paling benar ataukah agama Islam satu-satunya yang benar. Kalau dikatakan bahwa agama Islam yang paling benar berarti berkemungkinan agama yang lain juga benar-Kristen dan Yahudi. Tapi kalau dikatakan bahwa agama Islam hanya satu-satunya yang benar berarti agama yang lain pasti salah. Pemahaman keagamaan model inilah yang melahirkan kelompok agama-agama yang ekstremis-fundamentalis, radikalis dan teroris.

Atas dasar kesamaan esensial ini pada agama Islam, Kristen, dan Yahudi. Sehingga tidaklah mengherankan bila agama-agama tersebut kerap digolongkan sebagai tiga agama yang bersumber pada Ibrahim-Abrahamic. Frithjof Schuon menjelaskan bahwa agama monoteistis yang pada awalnya merupakan cabang kelompok agama semit, yang berasal dari Abraham, kemudian berkembang menjadi dua cabang keturunan, keturunan Nabi Ishaq dan keturunan Nabi Isma’il. Schoun melanjutkan bahwa pada zaman Nabi Musa, monoteisme ini mengambil bentuk agama Yahudi. Di saat mulai lunturnya agama Abraham-agama Nasrani di kalangan keturunan Nabi Isma’il, Musa-lah yang terus mengembangkan monoteisme tersebut. Nabi Musa menghubungkan monoteisme dengan bangsa Israel, dan karena itu menjadi pelindungnya, karena memang Nabi Musa adalah orang Yahudi.

Dari sisi persaudaraan-ukhuwwah basyariyyah, kekerabatan, dan persahabatan yang menurut pendapatnya Said Aqil Siradj, bahwa hubungan mesra agama Islam dan Kristen sebenarnya masih berada pada satu kesatuan trah dari seorang bapak yang sama yakni Nabi Ibrahim. Siradj melanjutkan, bahwa Kristen lahir sebagai agama samawi melalui Nabi ‘Isa, sedangkan agama Islam dikembangkan melalui jalur Nabi Muhammad Saw. Dua tokoh induk ini akan bertemu pada sosok Ibrahim, apabila ditelusuri silsilahnya, yaitu Nabi ‘Isa adalah keturunan Nabi Ishaq, salah seorang putra Nabi Ibrahim, yang kemudian menurunkan bani Israel-bangsa Yahudi putra-putri Nabi Ya’qub-asal-muasal agama Yahudi. Sementara Nabi Muhammad Saw adalah keturunan dari Nabi ‘Isma’il, saudara seayah dengan Nabi Ishaq, yang kemudian menurunkan bangsa Arab. Maka Islam adalah kelanjutan serta pelengkap dari episode sejarah agama-agama terdahulu. Kehadiran Islam tidak berarti menghapuskan ajaran agama-agama sebelumnya. Bahkan Al-Qur’an memberikan bukti nyata atas adanya penghargaan terhadap keselamatan pemeluk agama-agama pra-Islam. Justru kehadiran agama Islam untuk menguatkan pada aspek nilai-nilai kemanusiaan-al-insaniyyah dalam perjumpaan lintas iman-titik temu agama-agama di atas bumi. Mengedapankan nilai-nilai kemanusiaan oleh agama-agama sangatlah dicintai oleh Tuhan-Allah Swt karena semua agama adalah family-keluarga Tuhan.

  • Penulis: Oleh: Fahrul Abd Muid Adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua PW. GP. Ansor Maluku Utara
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MAKNA BUDAYA DAN IDENTITAS TARIAN CAKALELE: JANGAN DIMODIFIKASI MENJADI KONTEN HIBURAN SEMATA

    MAKNA BUDAYA DAN IDENTITAS TARIAN CAKALELE: JANGAN DIMODIFIKASI MENJADI KONTEN HIBURAN SEMATA

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Jidan M. Jein | Mahasiswa Magister Jurusan PBSI Universitas Lambung Mangkurat
    • visibility 487
    • 0Komentar

    P erkembangan media sosial saat ini telah membuka ruang ekspresi budaya yang luas, memungkinkan tradisi lokal dilihat, dibagikan, dan dinikmati oleh khalayak global. Di satu sisi, hal ini menjadi peluang emas bagi pelestarian budaya, termasuk tarian Cakalele dari Maluku Utara. Namun, di sisi lain, muncul fenomena yang mengkhawatirkan: tarian Cakalele sering kali dipertontonkan sekadar sebagai […]

  • Fakta Mengejutkan di Balik Angka Depresi dan Bunuh Diri di Indonesia

    Fakta Mengejutkan di Balik Angka Depresi dan Bunuh Diri di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 740
    • 0Komentar

    Ilustrasi : pexels Kesehatan mental adalah elemen penting dalam menjalani kehidupan yang seimbang dan bermakna. Menurut World Health Organization (WHO), kesehatan mental adalah keadaan sejahtera yang memungkinkan seseorang untuk mengatasi tekanan hidup, menyadari kemampuannya, belajar dan bekerja dengan baik, serta berkontribusi pada komunitasnya (WHO, 2004). Namun, data menunjukkan bahwa gangguan kesehatan mental terus meningkat di […]

  • proyek swering talud Desa Ploly Halmahera Selatan

    Kontrak, Wanprestasi, dan Hak Masyarakat: Membaca Sengketa Proyek Talud Desa Ploly dari Perspektif Hukum Perdata

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Algojo Manyelu., S.H
    • visibility 339
    • 0Komentar

    Pembangunan infrastruktur pada hakikatnya merupakan instrumen negara untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Namun, pembangunan akan kehilangan makna ketika proses pelaksanaannya justru melahirkan ketidakadilan bagi masyarakat yang menjadi bagian dari proyek tersebut. Salah satu persoalan yang muncul saat ini adalah dugaan tidak dipenuhinya kewajiban hukum oleh kontraktor Sofyan Marwan yang bertindak sebagai Pelaksana Proyek dengan mengendarai perahu […]

  • BELA RUANG HIDUP: Warga Desa Sagea saat melakukan aksi protes terhadap aktivitas pertambangan yang mengancam lingkungan mereka. WALHI Maluku Utara mendesak kepolisian menghentikan pemanggilan terhadap 14 warga yang dinilai sebagai bentuk kriminalisasi pejuang lingkungan. (Foto: Istimewa)

    WALHI Malut Desak Polda Hentikan Pemanggilan 14 Warga Desa Sagea

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Ternate, (BALENGKO) – WALHI Maluku Utara memandang serius pemanggilan 14 warga Desa Sagea oleh Polda Maluku Utara pasca aksi penolakan aktivitas pertambangan PT Mining Abadi Indonesia (MAI). Aksi yang dilakukan warga bersama Koalisi Save Sagea tersebut merupakan bentuk penyampaian pendapat di muka umum yang dijamin konstitusi. Hak itu diatur dalam Pasal 28E UUD 1945 serta […]

  • JUDI ONLINE: ANCAMAN SENYAP BAGI EKONOMI DAN MASA DEPAN GENERASI

    JUDI ONLINE: ANCAMAN SENYAP BAGI EKONOMI DAN MASA DEPAN GENERASI

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Muhammad Muzijad Mandea Guru MTs Negeri 1 Pulau Morotai
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Berbicara tentang judi online tentu bukan lagi sesuatu yang asing di tengah masyarakat. Perkembangannya di ruang digital telah menjadikan perjudian semakin mudah ditemukan dan diakses. Persoalannya bukan sekadar seseorang kehilangan sejumlah uang, melainkan bagaimana aktivitas tersebut dapat berkembang menjadi persoalan ekonomi, keluarga, sosial, bahkan menyentuh masa depan generasi muda. Pertanyaan sederhananya: jika judi online memiliki […]

  • Inovasi Satpol PP Morotai: Layanan Pengaduan Kebakaran dan Ketertiban Berbasis Online

    Inovasi Satpol PP Morotai: Layanan Pengaduan Kebakaran dan Ketertiban Berbasis Online

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 179
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Kebakaran di Kabupaten Pulau Morotai kerap terjadi pada lahan yang ditumbuhi rumput alang-alang. Vegetasi yang mudah kering, terutama saat musim kemarau, membuat api berpotensi menjalar dengan cepat dan meluas. Guna meningkatkan kecepatan respons penanganan, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Pulau Morotai tengah menyiapkan inovasi […]

expand_less