Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » JAGA BUMI » Diskusi SEMAINDO Bahas Geothermal Halmahera Barat: Potensi Energi Bersih dan Isu Keadilan Ekologis

Diskusi SEMAINDO Bahas Geothermal Halmahera Barat: Potensi Energi Bersih dan Isu Keadilan Ekologis

  • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
  • visibility 436
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Ketua Asosiasi Panas Bumi Indonesia (API), Julfi Hadi, menilai bahwa panas bumi merupakan salah satu kekuatan energi strategis yang dimiliki Indonesia.

Ia menjelaskan bahwa Indonesia sebagai negara vulkanik memiliki potensi panas bumi yang sangat besar.

“Jika negara di Timur Tengah memiliki minyak sebagai energi utamanya, maka Indonesia memiliki panas bumi sebagai energi khasnya,” ujarnya.

Menurut Julfi, pengembangan panas bumi di Indonesia telah berlangsung lebih dari 40 tahun dengan kapasitas sekitar 2.600 megawatt, sehingga berbagai risiko teknis dalam pengembangan dan operasionalnya telah banyak dipelajari dan dapat dikelola dengan baik.

Ia juga menekankan bahwa geothermal tidak hanya memberikan manfaat dalam penyediaan energi nasional, tetapi juga berpotensi mendorong ekonomi masyarakat lokal. Sebagai contoh, di kawasan Kamojang, panas dari uap geothermal dimanfaatkan untuk kegiatan ekonomi seperti pengeringan hasil pertanian.

Sementara itu, Direktur Utama PT Talaga Rano Geotermal, Remi Harimanda, menjelaskan bahwa geothermal merupakan salah satu sumber energi bersih yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dalam mendukung transisi energi menuju masa depan rendah karbon.

Menurutnya, sistem pembangkit listrik tenaga panas bumi bekerja dengan siklus tertutup, di mana fluida panas yang digunakan untuk menghasilkan listrik akan dikembalikan kembali ke dalam bumi melalui sumur injeksi.

“Tidak ada fluida geothermal yang dibuang ke lingkungan. Sistem ini dirancang agar prosesnya berlangsung berkelanjutan dengan dampak lingkungan yang minimal,” jelasnya.

Remi juga memaparkan bahwa potensi panas bumi di Provinsi Maluku Utara diperkirakan mencapai sekitar 800 megawatt, dengan beberapa lokasi potensial seperti Hamiding, Jailolo, dan Telaga Rano. Khusus kawasan Telaga Rano, proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi diperkirakan memiliki kapasitas sekitar 40 megawatt.

Namun demikian, pandangan kritis terhadap pengembangan geothermal juga disampaikan oleh akademisi Riki F. Ibrahim, dosen Program Magister Energi Terbarukan di Universitas Darma Persada.

Menurutnya, proyek geothermal di Halmahera Barat tidak boleh mengorbankan masyarakat adat maupun ekosistem lokal.

Ia mengingatkan bahwa sejak 2019 sejumlah elemen masyarakat dan mahasiswa telah menyuarakan kekhawatiran terhadap potensi dampak proyek terhadap sektor pertanian, perikanan, serta ruang-ruang sakral budaya masyarakat setempat.

Riki juga menyoroti paradoks dalam kebijakan transisi energi di Indonesia. Menurutnya, pemanfaatan potensi panas bumi nasional masih berada di kisaran sekitar 10 persen dari total potensi yang ada.

Ia bahkan menyebut fenomena tersebut sebagai bentuk green colonialism, yakni ketika proyek energi hijau dipromosikan sebagai solusi perubahan iklim namun berpotensi menimbulkan dampak sosial bagi masyarakat lokal.

Dalam perspektif hukum, ia mengingatkan bahwa regulasi seperti Undang-Undang Panas Bumi Tahun 2014 serta sejumlah aturan turunannya membuka peluang pengembangan panas bumi di kawasan tertentu, termasuk kawasan konservasi.

  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PESAWAT LION AIR GAGAL MENDARAT DI YOGYAKARTA AKIBAT CUACA BURUK, DIALIHKAN KE SURABAYA

    PESAWAT LION AIR GAGAL MENDARAT DI YOGYAKARTA AKIBAT CUACA BURUK, DIALIHKAN KE SURABAYA

    • calendar_month Minggu, 13 Apr 2025
    • account_circle Balengko Space
    • visibility 688
    • 0Komentar

    Yogyakarta, Minggu (13/4/2025) – Sebuah pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 634 rute Makassar–Yogyakarta yang terbang pada Sabtu, 12 April 2025, gagal mendarat di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) akibat cuaca buruk. Pesawat sempat berputar-putar selama beberapa menit di atas wilayah Yogyakarta sembari menunggu cuaca membaik. Namun, kondisi cuaca yang tak kunjung stabil membuat pilot […]

  • Nazlatan Ukhra Kasuba Komisi I DPRD Malut menyoroti dugaan pungli di Morotai. Ia meminta warga mengedepankan asas praduga tak bersalah dan lengkapi bukti.

    Nazlatan Ukhra Kasuba Komisi I DPRD Malut Soroti Isu Dugaan Pungli Morotai

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 342
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Ketua Komisi I DPRD Provinsi Maluku Utara, Nazlatan Ukhra Kasuba Komisi I DPRD Malut, memberikan atensi serius terhadap mencuatnya isu dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang menyasar para pedagang kecil di kawasan Army Dock dan Desa Darame, Kabupaten Pulau Morotai. Politisi Partai Gerindra yang akrab disapa Nazla Kasuba ini menegaskan bahwa […]

  • Bank Indonesia Gelar Silaturahmi, Kajian, dan Buka Puasa Bersama Wakil Gubernur Maluku Utara dan IAIN Ternate

    Bank Indonesia Gelar Silaturahmi, Kajian, dan Buka Puasa Bersama Wakil Gubernur Maluku Utara dan IAIN Ternate

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Nurul Hafizatul
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Ternate, Jumat (21/3/2025) – Bank Indonesia (BI) sukses menggelar acara Silaturahmi, Kajian, dan Buka Puasa Bersama dengan Wakil Gubernur Maluku Utara, KH. Sarbin Sehe, serta civitas akademika Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate. Acara bertema RABBANI 2025 – Ramadhan Berkah Bersama Bank Indonesia ini menjadi wujud nyata kepedulian dan sinergi dalam meningkatkan keberkahan di bulan suci Ramadan. Dalam sambutannya, KH. […]

  • “Sembuh”: Buku Inspiratif Nurul Hafizatul untuk Perjalanan Pemulihan Diri

    “Sembuh”: Buku Inspiratif Nurul Hafizatul untuk Perjalanan Pemulihan Diri

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 650
    • 0Komentar

    Proses pemulihan diri adalah perjalanan panjang yang membutuhkan ketulusan, keberanian, dan introspeksi. Dalam buku terbarunya berjudul “Sembuh”, Nurul Hafizatul mengajak pembaca untuk merenung, belajar, dan memahami bahwa setiap individu memiliki cara dan waktu yang unik untuk menyembuhkan luka-luka kehidupannya. Berikut adalah wawancara eksklusif dengan Nurul Hafizatul, yang mengungkapkan inspirasi, pesan, dan pendekatan di balik buku […]

  • Source : Istimewa

    Penurunan Indeks Kerukunan dan Isu Provokatif Mencuat, Kader PMII D.I.Yogyakarta Desak Wagub Evaluasi dan Penguatan FKUB Maluku Utara

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Yogyakarta (Balengko) – 1 April 2026 – Dinamika kerukunan umat beragama di Maluku Utara kembali menjadi sorotan, menyusul beredarnya dugaan narasi provokatif di ruang percakapan digital yang dinilai memicu keresahan di tengah masyarakat. Situasi ini memunculkan pertanyaan publik terhadap efektivitas peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Maluku Utara dalam menjalankan fungsi utamanya sebagai penjaga […]

  • Arti jahil murakkab

    Sindrom Pahlawan Kesiangan: Ketika Kekuasaan Melahirkan Kebijakan Berbasis Selera

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Oleh: Hamdy M. Zen Dosen PBA IAIN Ternate
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Tahta mu, tidak harus membawa mu ke jurang penghancuran, duhai kau saudara pemimpin ku. Mohon maaf dengan segala hormat, aku mencintai mu, satu yang harus kau tahu, engkau, aku dan kita semua, harus sadar diri, siapa diri kita yang sebenarnya. Kita harus tahu itu. Kalau tidak, maka “jahil” akan tetap menjadi kita, untuk selamanya, Kawan. […]

expand_less