Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Polemik Larangan Film “Pesta Babi”: Menakar Hak Informasi dan Hikmah Teologis di Baliknya

Polemik Larangan Film “Pesta Babi”: Menakar Hak Informasi dan Hikmah Teologis di Baliknya

  • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
  • visibility 223
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Pada akhirnya, umat Islam perlu menyadari bahwa esensi pengharaman daging babi bukan semata-mata karena alasan medis—seperti keberadaan cacing pita yang berbahaya bagi kesehatan, melainkan merupakan bentuk ujian ketaatan mutlak (ta’abbudi) seorang hamba kepada Sang Pencipta. Ini adalah prinsip sami’na wa atha’na (kami dengar dan kami taat).

Kebebasan Informasi dan “Pahala” Kebahasaan

Dalam ruang sosial, kita juga harus bijak memisahkan antara tindakan mengonsumsi dengan aktivitas memperoleh informasi. Menonton film atau dokumenter yang membahas mengenai “pesta babi” (misalnya tradisi adat atau budaya kuliner tertentu) tentu berbeda mutlak dengan memakan dagingnya. Di Indonesia, aktivitas menonton atau mendiskusikan fenomena tersebut sebagai bagian dari pengetahuan dilindungi oleh UUD 1945 terkait kebebasan memperoleh informasi. Secara hukum Islam pun, kedudukan menonton tayangan informatif tersebut adalah mubah, sepanjang terdapat pesan moral, hikmah, atau ilmu pengetahuan yang dapat dipetik di dalamnya.

Menariknya, jika kita berefleksi, nama kita sebagai manusia secara personal tidak tertulis di dalam Al-Qur’an, sedangkan kata al-khinzir diabadikan di dalamnya. Dari sudut pandang ibadah kebahasaan (tilawah), setiap kali seorang Muslim membaca ayat yang memuat kata al-khinzir, ia sedang melafalkan firman Allah.

Kata الخنزير (al-khinzir) terdiri dari 7 huruf, yaitu: alif, lam, kha, nun, zay, ya’, dan ra’. Berdasarkan hadis nabi bahwa setiap satu huruf Al-Qur’an yang dibaca bernilai satu kebaikan yang dilipatgandakan menjadi sepuluh pahala, maka membaca kata al-khinzir dalam konteks mengaji satu kali saja sudah mendatangkan 70 kebaikan di sisi Allah SWT.

Dengan demikian, terbentuklah sebuah paradoks yang indah: umat Islam memang dilarang keras mengonsumsi dagingnya, namun di sisi lain, mereka meraih pahala spiritual yang melimpah saat membaca teks ayatnya dalam Al-Qur’an. Melalui perspektif ini, kita dapat melihat betapa luasnya hikmah Allah SWT dalam menciptakan segala sesuatu, di mana dari hal yang diharamkan pun, selalu ada jalan bagi manusia untuk mendulang kebaikan dan mempertebal keimanan.

Wallahu a’lam bish-shawab.

  • Penulis: Oleh: Fahrul Abd Muid Penulis Dosen FUAD IAIN Ternate & Ketua Forum Keberagaman Nusantara Maluku Utara
  • Editor: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fahrul Abdul Muid

    IAIN-KAN KAMI, UIN-KAN KAMI

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Fahrul Abd Muid
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Masih segar dalam ingatan saya ketika menghadiri buka puasa bersama yang dilaksanakan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara. Gubernur Maluku Utara dalam sambutannya, bahwa realitas Maluku Utara hari ini digempur habis-habisan oleh dunia industri, banyak sekali perusahaan yang bergerak dalam dunia pertambangan di Maluku Utara—katakanlah PT. IWIP, PT. HARITA, PT. ANTAM dan masih banyak perusahaan yang lainnya. Industri ini sangat membutuhkan putra-putri […]

  • HMPV Virus lama, ancaman baru?

    HMPV Virus lama, ancaman baru?

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 498
    • 0Komentar

    Ilustrasi :Istimewa Pada akhir 2024, masyarakat dikejutkan oleh lonjakan kasus virus HMPV (Human Metapneumovirus) yang terus meningkat. Meski bukan virus baru, kemunculannya yang kembali meluas menimbulkan kekhawatiran di berbagai kalangan. Apa sebenarnya virus HMPV itu? Seberapa berbahayakah dampaknya? Menurut laporan dari Medical Review Virology, Human Metapneumovirus (HMPV) adalah anggota genus Metapneumovirus dalam famili Paramyxoviridae. Meski […]

  • Tiga Jamaah Haji Asal Halmahera Selatan Dirawat di Makassar, Wagub Malut Turun Langsung Play Button

    Tiga Jamaah Haji Asal Halmahera Selatan Dirawat di Makassar, Wagub Malut Turun Langsung

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 706
    • 0Komentar

    Makassar,(balengkospace.com) –Wakil Gubernur Maluku Utara, KH. Sarbin Sehe, menjenguk tiga jamaah haji asal Halmahera Selatan yang sedang dirawat di RSUP Tadjuddin Chalid, Makassar, Senin pagi (12/5). Ia ingin memastikan langsung kondisi mereka sebelum berangkat ke tanah suci. Dalam kunjungan ini, Wagub didampingi oleh dua petugas kesehatan, dr. Rosita Alkatiri dan dr. Ali Akbar Taslim. Mereka […]

  • Muslimat NU Maluku Utara Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Gubernur Jawa Timur dan Gubernur Maluku Utara Play Button

    Muslimat NU Maluku Utara Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Gubernur Jawa Timur dan Gubernur Maluku Utara

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 693
    • 0Komentar

    Dok. Balengko Space Ternate, Gubernur Jawa Timur sekaligus Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, melaksanakan kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, di Royal Resto, Ternate, pada Rabu, 12 Maret 2025. Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Penggerak Tim PKK Provinsi Maluku Utara, Hj. Rusni Sarbin, […]

  • Ketua LBH Ansor Malut, Zulfikran Bailussy, menyerukan perlunya penyidikan menyeluruh dalam kasus dugaan penyertaan modal PT Taliabu Jaya Mandiri.

    Terkait Dugaan Korupsi Penyertaan Modal Perumda PT Taliabu Jaya Mandiri (TJM), LBH Ansor Malut: “Kejati Maluku Utara Harus Ambil Alih Penanganan Perkara”

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 704
    • 0Komentar

    2. Dugaan Pelanggaran yang Perlu Ditelusuri Lebih Lanjut LBH Ansor Malut menilai bahwa penyidik perlu memperluas ruang pemeriksaan terhadap potensi tindak pidana lain yang terkait kebijakan penyertaan modal, seperti: “Jika para tersangka hanya melaksanakan kebijakan yang sejak awal diduga bermasalah, maka pemeriksaan terhadap pihak yang mengambil keputusan strategis juga diperlukan agar perkara ini berimbang,” ujar […]

  • LBH Ansor Ternate Harap Netralitas ASN Dijaga dalam Polemik DOB Sofifi, Ingatkan Peran Kepala Daerah dalam Demokrasi Sehat

    LBH Ansor Ternate Harap Netralitas ASN Dijaga dalam Polemik DOB Sofifi, Ingatkan Peran Kepala Daerah dalam Demokrasi Sehat

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 957
    • 0Komentar

    “Kepala daerah tentu memiliki hak menyampaikan pandangan politiknya. Namun, kami mengingatkan agar semua elemen birokrasi tetap dijaga independensinya dan tidak diarahkan secara sepihak dalam menyikapi isu yang masih dalam tahap wacana dan kajian,” tambahnya. Lebih lanjut, LBH Ansor menilai bahwa wacana DOB Sofifi merupakan bagian dari dinamika ketatanegaraan yang sah secara konstitusional, dan karenanya perlu […]

expand_less