Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » ARGUMEN TITIK TEMU AGAMA-AGAMA

ARGUMEN TITIK TEMU AGAMA-AGAMA

  • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
  • visibility 564
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Adalah membahas untuk menemukan dasar argumennya perihal titik temu-nuqthatu al-liqa’ akar konflik antara Israel dan Palestina yang sampai hari ini masih saja terjadi. Kita jadikan upaya maksimal sebagai dasar yang kuat secara teologi agar terciptanya sebuah hubungan perdamaian dan keselamatan yang hakiki antara Israel dan Palestina, karena ini adalah konflik etnik Yahudi dan etnik Arab-bukan konflik agama-agama. Dan lebih luas lagi bahwa apakah eksistensi ketiga agama samawi-Islam, Kristen dan Yahudi di wilayah Palestina-Yerussalem dapat hidup dalam kedamaian-ukhuwwah wathaniyyah-persaudaraan sesama warga bangsa-nation state menuju pada prinsip-prinsip perdamaian di muka bumi. Untuk menemukan titik temu agama-agama tersebut sebagaimana yang akan dijelaskan oleh penulis dalam QS. Alu-‘Imran ayat 64:

قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ.

Artinya: “Katakanlah-Nabi Muhammad, “Wahai Ahlulkitab, marilah kita menuju pada satu kalimat-pegangan yang sama antara kami dan kamu, yakni kita tidak menyembah selain Allah-Islam, kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun-Kristen, dan tidak pula sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan-tuhan selain Allah-Yahudi” Jika mereka berpaling, katakanlah-kepada mereka, “Saksikanlah bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang muslim.”

Setiap ada ayat dalam Al-Qur’an yang dimulai dengan ungkapan, ‘Yaa Ahl al-Kitaabi’, dan‘Yaa ayyuhallazdiina aamanuu’ ini adalah ungkapan yang lex specialis-panggilan dengan bahasa mesra-cinta dan penuh kasih sayang dari Tuhan-Allah Swt kepada penganut agama semit; utamanya Islam, Kristen, dan Yahudi-agama Abrahamic sebagai agama monoteistik-penganut satu Tuhan saja. Memahami ayat ini yakni pada frasa kalimat ‘ta’alau’ bermakna sebuah ajakan kepada para pihak, mari kita menuju ke maqam yang lebih ‘tinggi’-menjunjung tinggi-menghromati-mengagungkan kepada ‘kalimatun sawa’’ sehingga dapat dimaknai sebagai titik temu perjumpaan agama Islam, Kristen dan Yahudi pada satu titik perjumpaan yang sangat tinggi derajatnya. Karena secara bahasa yang dimaksud dengan “kalimatun sawa’’ adalah ‘nuhtqun mufhim’ yakni sebagai ungkapan yang saling dipahami-adanya kesepakatan bulat-resolusi-MoU yang saling dimengerti secara terbuka-makna lainnya adalah ‘jirahah’ yaitu pemeliharaan atas nilai-nilai yang sama terhadap ungkapan kesepakatan antara Islam, Kristen, dan Yahudi. Mereka saling mengerti dan diikuti secara bersama-sama atas hak kepemilikan satu visi, misi dan tujuan yang sama sebagai ‘ummatan waahidatan’.

  • Penulis: Oleh: Fahrul Abd Muid Adalah Dosen IAIN Ternate & Wakil Ketua PW. GP. Ansor Maluku Utara
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerakan Pangan Murah (Gapura) Sambut Bulan Ramadhan di Kota Ternate

    Gerakan Pangan Murah (Gapura) Sambut Bulan Ramadhan di Kota Ternate

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 997
    • 0Komentar

    Dok. Balengko Space Ternate, (27/2/25) – Pemerintah Daerah Provinsi Maluku Utara menggelar Gerakan Pangan Murah (Gapura) di Lapangan Ngaralamo (Salero), Kota Ternate, pada pukul 09.00 WIT. Kegiatan ini dihadiri oleh masyarakat dan sejumlah instansi terkait. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah menjaga kestabilan harga bahan pangan menjelang bulan suci Ramadhan. Sosialisasi Bank Indonesia untuk Masyarakat […]

  • Penulis

    Ramadhan dan Luka Demokrasi: Ketika Suara Kritis Dianggap Ancaman

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Gilang Moenawar
    • visibility 410
    • 0Komentar

    Di bulan Ramadhan yang mulia ini, semoga segala dosa—yang kita sadari maupun yang luput dari kesadaran kita—mendapat ampunan dari kasih sayang Allah SWT. Dari suasana perenungan inilah saya ingin memulai tulisan ini dengan sebuah pertanyaan yang lahir dari kegelisahan atas ketertindasan umat dan manusia di bangsa Indonesia. Pertanyaan ini menyentuh akar hingga pucuk dari bunga-bunga […]

  • DAU SPECIFIC GRANT untuk SIAPA?

    DAU SPECIFIC GRANT untuk SIAPA?

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 542
    • 0Komentar

    Implementasi reformasi kebijakan dalam pengalokasian Dana Alokasi Umum (DAU) sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, yang kemudian membagi DAU ini menjadi DAU yang berjenis kelamin Block Grant dan DAU yang berjenis kelamin Specific Grant. Pemerintah Pusat melakukan reformasi kebijakan pengalokasian Dana Alokasi Umum tersebut […]

  • Ketua LBH Ansor Maluku Utara, Zulfikran Bailussy

    LBH Ansor Maluku Utara: Sengketa Lahan Ubo-Ubo Seharusnya Diselesaikan Secara Perdata dan Administratif, Bukan Pidana

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 852
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO) – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Maluku Utara menyampaikan pandangan hukumnya terkait langkah Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku Utara yang memproses laporan pidana terhadap sejumlah warga Kelurahan Ubo-Ubo, Kota Ternate, dengan dugaan penyerobotan lahan dan memasuki pekarangan tanpa izin. Ketua LBH Ansor Maluku Utara, Zulfikran Bailussy, menyatakan bahwa pendekatan pidana dalam […]

  • Penulis : Mohammad Rifqi. Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

    Pembangkangan Konstitusi: Kudeta Sunyi atas Kedaulatan Rakyat

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Penulis : Mohammad Rifqi. Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
    • visibility 240
    • 0Komentar

    “Pemilihan pejabat oleh DPRD bukan langkah maju. Bukan pendewasaan demokrasi. Bukan solusi konflik. Ini Adalah pembangkangan terhadap konstitusi,” Mohammad Rifqi. Konstitusi membuka dengan kalimat agung “Kedaulatan berada di tangan rakyat.” Namun dalam praktik politik mutakhir, kalimat itu tampaknya perlu direvisi menjadi “Kedaulatan berada ditangan rakyat selagi tidak merepotkan elite.” Wacana pemilihan pejabat publik oleh DPRD […]

  • Oleh: Fahrul Abd. Muid Penulis adalah Direktur Bajo Institut Maluku Utara

    TUMBUHNYA HARUS TERASA: Menagih Janji Kesejahteraan di HUT ke-27 Maluku Utara

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle Fahrul Abd. Muid Penulis adalah Direktur Bajo Institut Maluku Utara.
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Provinsi Maluku Utara genap berusia 27 tahun pada tahun 2026. Angka ini bukan sekadar penanda kronologis, melainkan momen refleksi kritis bagi sebuah provinsi yang lahir dari pemekaran dengan janji besar—menjadi lumbung ekonomi baru Indonesia Timur berkat kekayaan sumber daya alam [SDA] yang melimpah. Slogan “Tumbuhnya Harus Terasa” yang digaungkan dalam perayaan HUT ke-27 ini bukan […]

expand_less