Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » GLOBAL UPDATE » Cegah Gangguan Proses Belajar Dasar, Pemerintah Norwegia Larang Total Penggunaan AI untuk Siswa SD

Cegah Gangguan Proses Belajar Dasar, Pemerintah Norwegia Larang Total Penggunaan AI untuk Siswa SD

  • calendar_month 13 jam yang lalu
  • visibility 46
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

BALENGKO SPACE – Langkah tegas diambil oleh Pemerintah Norwegia dalam membatasi penetrasi teknologi modern di lingkungan institusi pendidikan. Mulai tahun ajaran baru pada akhir Agustus mendatang, pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) generatif akan dilarang total bagi seluruh siswa sekolah dasar (SD).

Kebijakan restriktif tersebut diumumkan langsung oleh Perdana Menteri Norwegia, Jonas Gahr Store. Larangan ini menyasar kelompok pelajar dari kelas satu hingga kelas tujuh, atau anak-anak yang berada di rentang usia 6 sampai 13 tahun.

Dilansir dari CNBC Menurut PM Store, kebebasan akses terhadap AI generatif dikhawatirkan dapat memicu degradasi kemampuan karena membuat anak-anak melewati fase-fase krusial dalam pertumbuhan kognitif mereka.

“Hal yang paling penting di sekolah adalah anak-anak kita belajar membaca, menulis, dan berhitung,” tegas Jonas Gahr Store, seperti dikutip dari The Next Web.

Kendati demikian, pembatasan ketat ini tidak diberlakukan seragam. Untuk jenjang pendidikan yang lebih tinggi, pemerintah menerapkan regulasi yang jauh lebih fleksibel. Kelompok siswa berusia 14 hingga 16 tahun masih diperkenankan mengakses AI generatif, namun wajib berada di bawah pengawasan melekat dari guru pengajar. Sementara bagi pelajar berusia 17 tahun ke atas, mereka justru didorong untuk memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan secara mandiri sekaligus bertanggung jawab.

Belajar dari Kesuksesan Larangan Ponsel Pintar

Intervensi digital ini bukan kali pertama dilakukan oleh negara Skandinavia tersebut. Pada tahun 2024 lalu, Pemerintah Norwegia telah lebih dulu memberlakukan kebijakan sterilisasi ponsel pintar (smartphone) di kawasan sekolah.

Kebijakan pembatasan gawai tersebut terbukti menorehkan impak yang sangat impresif. Berdasarkan studi yang dilakukan oleh peneliti Sara Abrahamsson terhadap lebih dari 400 sekolah menengah pertama di Norwegia, pelarangan smartphone sukses mereduksi angka perundungan (bullying), mendongkrak capaian nilai akademik, serta memotong tingkat kunjungan siswa ke layanan spesialis psikologi hingga menyentuh angka 60 persen. Dampak positif ini dilaporkan paling signifikan dirasakan oleh kelompok siswa perempuan.

Otoritas Norwegia menilai bahwa pelarangan AI generatif memiliki landasan filosofis yang sama dengan pemblokiran gawai, yaitu membentengi murid usia dini dari distraksi teknologi yang berpotensi merusak fondasi belajar mereka.

Meskipun demikian, pihak pemerintah mengakui hingga saat ini belum mengantongi bukti empiris yang kuat bahwa penetrasi AI generatif di sekolah-sekolah lokal telah membawa dampak buruk yang terukur layaknya kasus penggunaan ponsel pintar. Langkah ini murni diambil sebagai bentuk antisipasi dini (precautionary action).

(BS/Red)

Tags
  • Penulis: Redaksi Balengko Space
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media
  • Sumber: CNBC

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sarbin Sehe Ikuti Retret di Akmil Magelang untuk Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah

    Sarbin Sehe Ikuti Retret di Akmil Magelang untuk Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 563
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Magelang, (27/2/25) – Setelah menjalani serangkaian kegiatan pasca-pelantikan sebagai Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe bertolak ke Magelang untuk mengikuti kegiatan retret selama dua hari, mulai hari ini, Kamis (27/2/25), hingga besok, Jumat (28/2/25). Kegiatan ini digelar di Akademi Militer (Akmil) Magelang dan dihadiri oleh sejumlah pejabat pemerintah pusat dan daerah. […]

  • Oleh: Zulfikran Bailussy Ketua LBH Ansor Maluku Utara

    Pemuda Pesakitan, Penikmat Sejarah Peradaban.

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Zulfikran Bailussy Ketua LBH Ansor Maluku Utara
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Kita hidup di zaman yang gemerlap tapi sunyi,masa ketika para pemuda lebih sibuk memotret reruntuhan sejarah ketimbang membangunnya kembali. Mereka menjadi penikmat kisah-kisah perjuangan, bukan pelanjut perjuangan itu sendiri. Kita bangga dengan masa lalu, tapi lupa bertanggung jawab atas masa depan. Pemuda hari ini, dalam banyak hal telah menjadi pesakitan sejarah.Tersandera oleh kemapanan, dipenjara oleh […]

  • Source : Istimewa

    Mahasiswa dan Krisis Kepedulian Sampah: Lingkungan Kampus Masih Penuh Dengan Sampah

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 477
    • 0Komentar

    Lingkungan yang alami, aman dan nyaman selalu menjadi keinginan bagi setiap manusia, terutama dilingkungan kampus supaya Mahasiswa/i dalam melaksanakan berbagai aktivitas pembelajaran terutama dalam menghadapi isu lingkungan yang semakin hari berdampak. Mahasiswa merupakan Agen Perubahan serta generasi penerus bangsa, selalu dituntut untuk mampu membawa perubahan dimanapun berada, termasuk dilingkungan kampus itu sendiri. Eksistensi kesadaran Mahasiswa […]

  • Ketua LBH Ansor Ternate, Zulfikran A. Bailussy, SH, saat menyampaikan pandangan tentang tambang dan keadilan sosial.

    LBH Ansor Ternate: Pernyataan Wagub Malut Soal Tambang Jadi Alarm Keadilan untuk Rakyat

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 749
    • 0Komentar

    Ternate(BALENGKO) – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Kota Ternate menyambut positif pernyataan Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, yang menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi tinggi di Malut belum berbanding lurus dengan kesejahteraan rakyat. Hal ini disampaikan saat membuka GO PUBLIC Seminar “Road to Go Public” di Ternate, Kamis (2/10/2025). Bagi LBH Ansor Ternate, pernyataan Wagub Malut […]

  • Ain Dadong_Bidang PTKP HMI Cabang Yogyakarta

    Ketika Reformasi Telah Menjadi Reformati, Revolusi Total Adalah Panggilan Hidup

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Ain Dadong_Bidang PTKP HMI Cabang Yogyakarta
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Republik ini didirikan di atas darah, air mata, dan janji emansipasi yang radikal. Namun, di antara deretan bapak bangsa, ada satu narasi yang kerap dipinggirkan dalam kurikulum pendidikan formal kita yaitu gagasan Tan Malaka. Sebagai arsitek Republik yang bergerak di bawah tanah, Tan Malaka menolak kompromi. Ia mendambakan “Merdeka 100 Persen”, sebuah kemerdekaan yang tidak […]

  • Foto peserta dan panitia HMS Biologi UNUTARA berpose bersama pada pembukaan Musyawarah Besar (MUBES) Ke-2 di Sekretariat PW GP Ansor Maluku Utara, 22 November 2025.

    MUBES Ke-2 HMS Biologi UNUTARA Tetapkan Ketua Formatur Baru untuk Periode 2025–2026

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 412
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO) – Himpunan Mahasiswa Sains Biologi Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (HMS Biologi UNUTARA) sukses melaksanakan Musyawarah Besar (MUBES) Ke 2 dengan tema “Mewujudkan Regenerasi Kepemimpinan yang Solid, Inovatif, dan Berintegritas” Sabtu, 22 November 2025. Ketua Umum HMS Biologi UNUTARA Rosita Ruhuteru saat ditemui setelah pembukaan MUBES mengatakan bahwasanya MUBES yang berlangsung di Sekretariat […]

expand_less