Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Strategi Konektivitas dan Jebakan Tata Ruang di Maluku Utara

Strategi Konektivitas dan Jebakan Tata Ruang di Maluku Utara

  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • visibility 84
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Maluku Utara menghadapi persoalan fragmentasi spasial. Dengan luas wilayah sekitar 3,15 juta hektare, yang terdiri dari sekitar 1,12 juta hektare daratan dan 2,02 juta hektare laut, Maluku Utara memiliki karakter geografis kepulauan yang strategis, kaya sumber daya alam, serta memiliki sejarah rempah yang mendunia.

Namun, karakteristik geografis tersebut belum sepenuhnya diterjemahkan dalam paradigma pembangunan. Laut masih sering diperlakukan sebagai batas, bukan sebagai penghubung. Pulau-pulau yang berdekatan secara geografis belum tentu terhubung secara ekonomi, sosial, dan pelayanan publik. Pembangunan masih terjebak dalam bias kontinental, padahal Maluku Utara membutuhkan paradigma yang menempatkan laut sebagai struktur utama konektivitas wilayah.

Paradoks ini semakin menarik ketika dikaitkan dengan pertumbuhan ekonomi. Ekonomi Maluku Utara tumbuh 13,73 persen pada 2024, lalu melonjak menjadi 34,17 persen pada 2025. Pada 2025, PDRB mencapai sekitar Rp133,62 triliun, dengan industri pengolahan tumbuh 62,64 persen dan ekspor barang dan jasa 40,13 persen.

Pertanyaannya kemudian: apakah pertumbuhan ekonomi yang sangat tinggi tersebut telah diikuti konektivitas dan pemerataan pembangunan antarpulau?

Sebab, pertumbuhan ekonomi dan pemerataan spasial bukanlah dua hal yang otomatis berjalan bersamaan.

Data kesejahteraan menunjukkan perkembangan positif, tetapi belum menghapus seluruh persoalan. Persentase penduduk miskin Maluku Utara turun menjadi 5,59 persen pada September 2025, dengan jumlah penduduk miskin sekitar 74,81 ribu orang. Sementara itu, IPM Maluku Utara pada 2025 mencapai 72,52, meningkat dari 71,84 pada tahun sebelumnya.

Dengan demikian, Maluku Utara menghadapi sebuah paradoks baru:

pertumbuhan ekonomi meningkat sangat cepat, tetapi tantangan berikutnya adalah memastikan bahwa pertumbuhan tersebut tidak hanya terkonsentrasi pada simpul industri tertentu, melainkan menyebar melalui jaringan konektivitas ke seluruh wilayah kepulauan.

Jebakan Bias Daratan dan Logistik yang Mahal;

Selama bertahun-tahun, paradigma perencanaan wilayah kita mengidap rabun jauh: sentrisme daratan. Pembangunan infrastruktur jalan digelontorkan secara masif, sementara urat nadi utama mobilitas masyarakat kepulauan, laut, belum sepenuhnya diperlakukan sebagai infrastruktur strategis.

Dalam wilayah kontinental, jalan dapat menjadi tulang punggung konektivitas. Tetapi dalam wilayah kepulauan seperti Maluku Utara, jalan hanya menyelesaikan persoalan konektivitas di dalam pulau. Begitu jalan berakhir di garis pantai, sistem konektivitas membutuhkan jaringan laut yang terjadwal, terintegrasi, terjangkau, dan dapat diandalkan.

Karena itu, persoalannya bukan semata-mata kurangnya jalan atau pelabuhan, persoalan utamanya adalah ketidakseimbangan cara kita membangun jaringan.

Pelabuhan tanpa trayek yang pasti tidak menciptakan konektivitas. Jalan tanpa simpul distribusi tidak otomatis menciptakan akses pasar. Kapal tanpa integrasi jadwal dan sistem logistik hanya menghasilkan mobilitas yang sporadis.

Akibatnya, masyarakat di pulau-pulau kecil menghadapi biaya ekonomi yang lebih tinggi untuk memperoleh barang, menjual hasil produksi, mengakses pendidikan, mendapatkan pelayanan kesehatan, maupun bergerak menuju pusat-pusat ekonomi.

Dalam konteks ini, konektivitas tidak boleh dipahami sekadar sebagai persoalan transportasi. Ia merupakan infrastruktur pemerataan.

  • Penulis: Abdul Kharis Musa Akademisi Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara
  • Editor: Muzstakim
  • Sumber: Mursid Puko

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gambar Ilustrasi, Source : Istimewa

    Distribusi Air Makin Stabil, Kinerja Pelayanan PDAM Galela Raih Apresiasi Warga

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 474
    • 0Komentar

    GALELA (BALENGKO) – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Galela mendapatkan respons positif dari masyarakat terkait peningkatan signifikan kualitas pelayanan dalam beberapa pekan terakhir. Distribusi air bersih yang sebelumnya sering terkendala, kini dilaporkan berjalan lancar, stabil, dan merata di berbagai wilayah pelayanan. Langkah strategis PDAM Galela dalam membenahi sistem distribusi dan pengelolaan jaringan dinilai berhasil menjawab […]

  • Wakil Gubernur Maluku Utara KH. Sarbin Sehe resmi pimpin KONI Malut

    Sarbin Sehe Terpilih sebagai Ketua KONI Malut

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 428
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO), 16 Oktober 2025 – Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) menjadi forum penting dalam menentukan arah pembinaan olahraga daerah. Dalam forum ini, KH. Sarbin Sehe ditetapkan sebagai Ketua KONI Maluku Utara setelah mendapatkan persetujuan bulat dari seluruh cabang olahraga pada Rabu (15/10) di Ternate. Penetapan secara aklamasi Keputusan aklamasi mencerminkan besarnya kepercayaan peserta […]

  • Massa PMII DIY membakar ban di depan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah.

    “Jaga Nyala!” PMII DIY Gelar Aksi Solidaritas

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 717
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE , Yogyakarta – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang DIY menggelar aksi di depan UIN Sunan Kalijaga pada Selasa (2/9/2025). Massa memulai aksi sejak pukul 15.00 hingga 18.00 WIB. Mereka menyalakan api dan membakar ban untuk memprotes kebijakan pemerintah yang tidak berpihak pada rakyat. Ketua Umum PMII Cabang DIY, Ilyas, menegaskan bahwa aksi […]

  • “Sembuh”: Buku Inspiratif Nurul Hafizatul untuk Perjalanan Pemulihan Diri

    “Sembuh”: Buku Inspiratif Nurul Hafizatul untuk Perjalanan Pemulihan Diri

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 650
    • 0Komentar

    Proses pemulihan diri adalah perjalanan panjang yang membutuhkan ketulusan, keberanian, dan introspeksi. Dalam buku terbarunya berjudul “Sembuh”, Nurul Hafizatul mengajak pembaca untuk merenung, belajar, dan memahami bahwa setiap individu memiliki cara dan waktu yang unik untuk menyembuhkan luka-luka kehidupannya. Berikut adalah wawancara eksklusif dengan Nurul Hafizatul, yang mengungkapkan inspirasi, pesan, dan pendekatan di balik buku […]

  • Seminar Pengembangan Karier, Rektor Alma Ata Beri Motivasi Calon Wisudawan

    Seminar Pengembangan Karier, Rektor Alma Ata Beri Motivasi Calon Wisudawan

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Muzstakim
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Yogyakarta, 22 April 2025 – Universitas Alma Ata Yogyakarta menggelar seminar pengembangan karier untuk para calon wisudawan dan wisudawati periode April 2025. Acara ini berlangsung pada hari Senin, 21 April 2025 di Auditorium KH. Hasyim Asy’ari, Gedung MAM lantai 9, dan diikuti oleh ratusan mahasiswa dari berbagai program studi. Rektor Universitas Alma Ata, Prof. Dr. […]

  • unutara

    UNUTARA Lepas 20 Mahasiswa KKNU Tematik 2026 untuk Pengabdian di Kota Ternate

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 819
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE (Ternate) – Sebanyak 20 mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (UN UTARA) mengikuti Kuliah Kerja Nyata Umat (KKNU) Tematik perdana tahun 2026 dengan mengusung tema “Gerakan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pendidikan, Kepedulian Lingkungan, Dan Nilai-Nilai Ahlusunnah Wal Jama’ah”. Pembekalan yang berlangsung di Aulaa UNUTARA selama 1 hari. Ketua Panitia Fahrun Yamin dalam sambutannya mengatakan, […]

expand_less