Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Strategi Konektivitas dan Jebakan Tata Ruang di Maluku Utara

Strategi Konektivitas dan Jebakan Tata Ruang di Maluku Utara

  • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
  • visibility 358
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Maluku Utara menghadapi persoalan fragmentasi spasial. Dengan luas wilayah sekitar 3,15 juta hektare, yang terdiri dari sekitar 1,12 juta hektare daratan dan 2,02 juta hektare laut, Maluku Utara memiliki karakter geografis kepulauan yang strategis, kaya sumber daya alam, serta memiliki sejarah rempah yang mendunia.

Namun, karakteristik geografis tersebut belum sepenuhnya diterjemahkan dalam paradigma pembangunan. Laut masih sering diperlakukan sebagai batas, bukan sebagai penghubung. Pulau-pulau yang berdekatan secara geografis belum tentu terhubung secara ekonomi, sosial, dan pelayanan publik. Pembangunan masih terjebak dalam bias kontinental, padahal Maluku Utara membutuhkan paradigma yang menempatkan laut sebagai struktur utama konektivitas wilayah.

Paradoks ini semakin menarik ketika dikaitkan dengan pertumbuhan ekonomi. Ekonomi Maluku Utara tumbuh 13,73 persen pada 2024, lalu melonjak menjadi 34,17 persen pada 2025. Pada 2025, PDRB mencapai sekitar Rp133,62 triliun, dengan industri pengolahan tumbuh 62,64 persen dan ekspor barang dan jasa 40,13 persen.

Pertanyaannya kemudian: apakah pertumbuhan ekonomi yang sangat tinggi tersebut telah diikuti konektivitas dan pemerataan pembangunan antarpulau?

Sebab, pertumbuhan ekonomi dan pemerataan spasial bukanlah dua hal yang otomatis berjalan bersamaan.

Data kesejahteraan menunjukkan perkembangan positif, tetapi belum menghapus seluruh persoalan. Persentase penduduk miskin Maluku Utara turun menjadi 5,59 persen pada September 2025, dengan jumlah penduduk miskin sekitar 74,81 ribu orang. Sementara itu, IPM Maluku Utara pada 2025 mencapai 72,52, meningkat dari 71,84 pada tahun sebelumnya.

Dengan demikian, Maluku Utara menghadapi sebuah paradoks baru:

pertumbuhan ekonomi meningkat sangat cepat, tetapi tantangan berikutnya adalah memastikan bahwa pertumbuhan tersebut tidak hanya terkonsentrasi pada simpul industri tertentu, melainkan menyebar melalui jaringan konektivitas ke seluruh wilayah kepulauan.

Jebakan Bias Daratan dan Logistik yang Mahal;

Selama bertahun-tahun, paradigma perencanaan wilayah kita mengidap rabun jauh: sentrisme daratan. Pembangunan infrastruktur jalan digelontorkan secara masif, sementara urat nadi utama mobilitas masyarakat kepulauan, laut, belum sepenuhnya diperlakukan sebagai infrastruktur strategis.

Dalam wilayah kontinental, jalan dapat menjadi tulang punggung konektivitas. Tetapi dalam wilayah kepulauan seperti Maluku Utara, jalan hanya menyelesaikan persoalan konektivitas di dalam pulau. Begitu jalan berakhir di garis pantai, sistem konektivitas membutuhkan jaringan laut yang terjadwal, terintegrasi, terjangkau, dan dapat diandalkan.

Karena itu, persoalannya bukan semata-mata kurangnya jalan atau pelabuhan, persoalan utamanya adalah ketidakseimbangan cara kita membangun jaringan.

Pelabuhan tanpa trayek yang pasti tidak menciptakan konektivitas. Jalan tanpa simpul distribusi tidak otomatis menciptakan akses pasar. Kapal tanpa integrasi jadwal dan sistem logistik hanya menghasilkan mobilitas yang sporadis.

Akibatnya, masyarakat di pulau-pulau kecil menghadapi biaya ekonomi yang lebih tinggi untuk memperoleh barang, menjual hasil produksi, mengakses pendidikan, mendapatkan pelayanan kesehatan, maupun bergerak menuju pusat-pusat ekonomi.

Dalam konteks ini, konektivitas tidak boleh dipahami sekadar sebagai persoalan transportasi. Ia merupakan infrastruktur pemerataan.

  • Penulis: Abdul Kharis Musa Akademisi Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara
  • Editor: Muzstakim
  • Sumber: Mursid Puko

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aktivitas Fisik 40% Sebelum Izin Lingkungan, Ahli Hukum Unkhair: PT Intimkara Langgar Prinsip Preventif

    Aktivitas Fisik 40% Sebelum Izin Lingkungan, Ahli Hukum Unkhair: PT Intimkara Langgar Prinsip Preventif

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 219
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, MOROTAI – Dosen Hukum Lingkungan Universitas Khairun (Unkhair), Dr. Siti Barora, S.H., M.H., menegaskan bahwa kegiatan usaha berisiko dampak lingkungan dilarang beroperasi sebelum mengantongi Persetujuan Lingkungan dan perizinan berusaha yang sah. Penegasan ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (yang telah diubah melalui UU Nomor 6 […]

  • Foto: Jamaah IKA-PMII Kota Tidore Kepulauan bersama warga Nahdliyin mengikuti Istighosah Ukhuwah Islamiyah di Masjid Al Istiqamah, Kelurahan Cobodoe, Jumat (26/12/2025).

    Sambut Tahun Baru 2026, IKA-PMII Tikep Gelar Istighosah Ukhuwah Islamiyah

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Tidore Kepulauan (BALENGKO) – Menyambut pergantian Tahun Baru 2026, Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA-PMII) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) menggelar Istighosah Ukhuwah Islamiyah di Masjid Al Istiqamah, Kelurahan Cobodoe, Jumat (26/12/2025). Istighosah dipimpin oleh Kiai Anim Fatahna dan berlangsung khidmat. Kehadiran sejumlah tokoh Nahdlatul Ulama (NU) turut menambah semangat jamaah yang memadati masjid. Dalam […]

  • Haru di Paripurna DPRD, Sarbin Sehe Ajak Warga Merajut Kebersamaan

    Haru di Paripurna DPRD, Sarbin Sehe Ajak Warga Merajut Kebersamaan

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 591
    • 0Komentar

    Foto : Biro Humas DPRD Provinsi Maluku Utara Sofifi,(7/2/24) – Seusai menghadiri rapat paripurna DPRD terkait pengumuman calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) terpilih, Sarbin Sehe mengungkapkan rasa bangga, bahagia, dan haru atas momen bersejarah tersebut. Dalam wawancara, ia menegaskan pentingnya persatuan pasca-Pilkada dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Maluku Utara […]

  • Daun binahong hijau berbentuk hati merambat di pekarangan rumah sebagai tanaman obat herbal.

    Rahasia Daun Binahong: Tanaman Ajaib Pengusir Nyeri dan Kolesterol

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Pernahkah Anda melihat tanaman merambat dengan daun berbentuk hati yang rimbun di pekarangan rumah? Jangan sepelekan kehadirannya. Tanaman tersebut bisa jadi adalah daun binahong, salah satu rajanya obat herbal yang menyimpan segudang manfaat bagi kesehatan. Secara ilmiah, tanaman yang tumbuh subur di dataran rendah maupun tinggi ini memiliki nama latin Anredera cordifolia (Ten.). Meski kini […]

  • Pengurus GP Ansor Kota Tidore Kepulauan menggelar rapat evaluasi akhir tahun 2025 di Basecamp Sudut Literasi, Desa Garajou, Kecamatan Oba Utara, sekaligus membahas penguatan ekonomi desa dan tindak lanjut program strategis organisasi. Sumber: Istimewa

    GP Ansor Tidore Tutup 2025 dengan Rapat Evaluasi dan Dorong Penguatan Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 559
    • 0Komentar

    Tidore Kepulauan (BALENGKO) – Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kota Tidore Kepulauan menutup akhir tahun 2025 dengan menggelar rapat pengurus di Basecamp Sudut Literasi, Desa Garajou, Kecamatan Oba Utara, Kamis (25/12/2025). Rapat ini difokuskan pada evaluasi kinerja organisasi selama satu tahun kepengurusan serta tindak lanjut pokok-pokok pikiran strategis dari sembilan kader terbaik pasca Pelatihan Kepemimpinan […]

  • Pesantren Ramadhan 1446 H/2025 di Masjid Raya Shaful Khairaat Sofifi: Momen Pembiasaan Anak Indonesia Hebat dan Berakhlak Mulia

    Pesantren Ramadhan 1446 H/2025 di Masjid Raya Shaful Khairaat Sofifi: Momen Pembiasaan Anak Indonesia Hebat dan Berakhlak Mulia

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 608
    • 0Komentar

    Dok. Balengko Space Sofifi, Selasa (11/03/25) – Masjid Raya Shaful Khairaat Sofifi menjadi tuan rumah digelarnya Pesantren Ramadhan 1446 H/2025 yang mengusung tema “Ramadhan: Momentum Pembiasaan Anak Indonesia Hebat, Cerdas, Berakhlak Mulia.” Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan siswa dari jenjang SMP, MTs, SMA, dan MA di wilayah Kota Sofifi dan sekitarnya. Suasana semakin syahdu dengan […]

expand_less