Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Spiritual Anak Rantau; Menjemput Ramadhan

Spiritual Anak Rantau; Menjemput Ramadhan

  • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
  • visibility 330
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Ramadhan adalah rangkaian aktivitas yang penuh dengan berbagai bentuk ibadah, baik pada ranah teologis, psikologis, maupun sosial. Secara teologis, Ramadhan menegaskan ketaatan manusia dalam menjalankan perintah agama.

Secara psikologis, Ramadhan melatih jiwa agar lebih tertib dan tenang. Secara sosial, Ramadhan menguatkan silaturahmi dan menumbuhkan kepekaan terhadap sesama.

Secara teologis, puasa telah ditegaskan dalam firman Allah SWT. Terjemahnya “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” QS Al-Baqarah ayat 183.

Ayat tersebut memerintahkan kaum muslim untuk menjalankan puasa pada waktu yang telah ditentukan. Lebih dari sekadar kewajiban, puasa menjadi jalan untuk membentuk ketakwaan, yakni kesadaran yang menuntun manusia pada sikap yang benar dalam hidupnya.

Dari sisi psikologis, puasa pada bulan Ramadhan bukan hanya menahan haus dan lapar. Ada pendidikan batin yang lebih dalam, yakni melatih jiwa agar mampu mengendalikan diri, menahan emosi, serta menata hati.

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia kerap mudah berburuk sangka, merasa paling benar, dan menganggap dirinya sebagai pusat kebenaran. Puasa mengajari manusia untuk menundukkan ego, merapikan niat, dan kembali pada ukuran ketakwaan sebagai arah hidup.

Setiap orang boleh memiliki cara berpikir dan keyakinan atas sesuatu, tetapi puasa mendidik agar manusia tidak terjebak pada pembenaran diri tanpa batas. Pada akhirnya, Ramadhan mengajak kita belajar tunduk, bukan kepada opini kita sendiri, melainkan kepada tuntunan Allah SWT.

Ramadhan juga menghadirkan hikmah sosial yang besar. Bulan ini membuka mata bahwa di luar sana, selama bertahun-tahun, ada orang yang benar-benar kelaparan, menahan haus dan lapar bukan karena ibadah, melainkan karena keadaan. Bahkan ada yang hidupnya berada dekat dengan batas antara bertahan dan jatuh.

Ramadhan mengubah rasa kenyang menjadi pelajaran, dan mengubah rutinitas menjadi kesadaran. Hati yang keras dilatih menjadi lembut, kesalahan dibuka jalannya untuk dimaafkan, dan hubungan sosial diperbaiki melalui silaturahmi.

Jika kamu merasakan sakit, kau masih hidup. Tapi, jika kamu merasakan sakit orang lain, kamu manusia. Tolstoy

Di bulan Ramadhan, suasana rezeki sering terasa lebih lapang. Ada kebahagiaan yang menjemput, terutama bagi anak rantau yang pulang dengan rindu yang lama disimpan. Ramadhan tidak hanya dirayakan oleh kaum muslim, tetapi juga kerap dirasakan sebagai momen kebersamaan yang bisa dihargai oleh siapa saja, termasuk non-Muslim. Pada bulan ini, orang lebih mudah berbagi, lebih mudah menahan diri, dan lebih mudah berkumpul dalam suasana yang hangat.

Setiap perjalanan anak rantau, baik yang menuntut ilmu maupun yang mencari nafkah demi keluarga, menyimpan spiritualitasnya sendiri. Mereka berjalan membawa tanggung jawab dan harapan. Yang menuntut ilmu ditempa agar kuat dan tegar, sementara yang bekerja ditempa agar sabar dan tahan uji.

Dalam proses itu, Ramadhan menjadi kesempatan penting untuk memperbarui arah batin, memperbaiki niat, dan menguatkan hubungan dengan Allah.

Proses bersama Allah membutuhkan penyucian diri. Kedekatan kepada Tuhan tidak tumbuh dari ucapan semata, tetapi dari disiplin batin yang terus dilatih. Ia dimulai dengan mengenal, lalu mendekat, lalu membiasakan diri untuk selalu menghadirkan Allah dalam langkah hidup.

Dalam bahasa sederhana, seseorang mencari pengetahuan tentang-Nya, kemudian mendekatkan diri dengan ibadah, lalu membangun kebiasaan yang membuat hati terasa ditemani, sampai akhirnya tumbuh rasa cinta dan ketundukan yang menggerakkan tindakan.

Ramadhan dikenal sebagai bulan tarbiyah, bulan pendidikan. Tadarus di masjid-masjid menjadi salah satu wajah pendidikan itu, karena Ramadhan menghidupkan kembali kebiasaan membaca, memahami, dan merenungkan Al-Qur’an.

Terjemahnya:Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Mulia. Yang mengajar manusia dengan pena. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya. QS Al-Alaq ayat 1 sampai 5.

Karena itu, lakukan semampu yang kita bisa dalam menjalankan perintah agama. Ramadhan tidak menuntut kesempurnaan yang instan, tetapi menuntut kesungguhan dan konsistensi untuk menjadi lebih baik.

Seperti ungkapan yang dinisbatkan kepada Tolstoy, jangan ceritakan tentang agamamu kepadaku, izinkan aku melihat agamamu dalam tindakanmu. Maknanya jelas, agama harus tampak dalam perbuatan, dengan mengerjakan yang diperintahkan dan meninggalkan yang dilarang.

  • Penulis: Kasman j. Momole
  • Editor: Asmar Joma Redaktur Balengko

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Workshop OBE Prodi Kimia Unutara bersama pakar dari UHW Perbanas

    Prodi Kimia Unutara Gelar Workshop OBE untuk Tingkatkan Kualitas Pembelajaran

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Mursid
    • visibility 927
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO), 13 Oktober 2025 – Program Studi (Prodi) Kimia Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (Unutara) menggelar workshop bertajuk “Penguatan Implementasi Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE) dan Pengembangan Sistem Evaluasi Perangkat Pembelajaran”. Kegiatan ini berlangsung di kampus Unutara selama tiga hari, 13–15 Oktober 2025, dengan tujuan memperkuat penerapan kurikulum berorientasi hasil serta meningkatkan kualitas […]

  • Sandisk Optimus GX PRO 850P. Foto: Dok. Sandisk

    Sandisk Rilis SSD Resmi PS5 Super Cepat, Harganya Bisa Beli 5 Konsol!

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Punya masalah ruang penyimpanan di PS5 memang menyebalkan. Namun, apakah Anda rela merogoh kocek sedalam harga lima unit konsol baru hanya untuk sebuah SSD? Produsen memori raksasa asal Amerika Serikat, Sandisk, baru saja meluncurkan lini Solid State Drive (SSD) terbaru yang dirancang khusus untuk memperluas kapasitas penyimpanan PlayStation 5 dan PlayStation 5 Pro. Alih-alih menjadi […]

  • Sdapen: Perjalanan Seorang Rapper Maluku yang Mengukir Jejak di Dunia Hip-Hop dan Kreativitas Visual

    Sdapen: Perjalanan Seorang Rapper Maluku yang Mengukir Jejak di Dunia Hip-Hop dan Kreativitas Visual

    • calendar_month Minggu, 2 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 953
    • 0Komentar

    Foto : Istimewa Lingkungan yang Membentuk Semangat Hip-Hop Bagi Sdapen, kecintaannya pada dunia hip-hop lahir secara alami. Lingkungan tempat tinggalnya yang mayoritas dihuni anak muda dengan minat besar pada rap, dance, dan grafiti membuat hip-hop menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupannya. “Saya mulai tertarik dan ikut terjun ke dunia hip-hop sejak SMP kelas 2, sekitar […]

  • Seleksi Ketat Sejak Februari, Inilah Para Juara Duta Bahasa Maluku Utara 2025

    Seleksi Ketat Sejak Februari, Inilah Para Juara Duta Bahasa Maluku Utara 2025

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.103
    • 0Komentar

    BalengkoSpace.com, Ternate – Suasana meriah mewarnai malam puncak pemilihan Duta Bahasa Provinsi Maluku Utara tahun 2025 yang digelar di Ballroom Hotel Bela Ternate, Jumat malam (20/6/2025). Acara ini menjadi penutup dari rangkaian panjang seleksi yang dimulai sejak Februari lalu. Hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat penting, antara lain Kepala Dinas Pariwisata Maluku Utara, Kepala Balai […]

  • Mahasiswa baru UNJAYA mengikuti Sapa Achmad Yani Muda 2025.

    BEM UNJAYA 2025 Gelar Sapa Achmad Yani Muda dan UKM Fair Sambut Mahasiswa Baru

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 755
    • 0Komentar

    BEM UNJAYA 2025 menggelar Sapa Achmad Yani Muda dan UKM Fair 2025 di Yogyakarta, Senin (8/9). Agenda ini menyambut mahasiswa baru dan memperkenalkan semangat perjuangan Jenderal Achmad Yani. Presiden Mahasiswa UNJAYA 2025, Faturahman Djaguna, menyampaikan orasi di depan mahasiswa baru. Ia menegaskan bahwa mahasiswa UNJAYA harus memegang teguh spirit perjuangan Jenderal Achmad Yani. “Musuh kita […]

  • Foto peserta dan panitia HMS Biologi UNUTARA berpose bersama pada pembukaan Musyawarah Besar (MUBES) Ke-2 di Sekretariat PW GP Ansor Maluku Utara, 22 November 2025.

    MUBES Ke-2 HMS Biologi UNUTARA Tetapkan Ketua Formatur Baru untuk Periode 2025–2026

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 467
    • 0Komentar

    Ternate (BALENGKO) – Himpunan Mahasiswa Sains Biologi Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (HMS Biologi UNUTARA) sukses melaksanakan Musyawarah Besar (MUBES) Ke 2 dengan tema “Mewujudkan Regenerasi Kepemimpinan yang Solid, Inovatif, dan Berintegritas” Sabtu, 22 November 2025. Ketua Umum HMS Biologi UNUTARA Rosita Ruhuteru saat ditemui setelah pembukaan MUBES mengatakan bahwasanya MUBES yang berlangsung di Sekretariat […]

expand_less