Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » EDUTALKS » Generasi Digital di Persimpangan: Menyelamatkan Anak dari Kecanduan Layar

Generasi Digital di Persimpangan: Menyelamatkan Anak dari Kecanduan Layar

  • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
  • visibility 423
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Gambaran yang lebih mengkhawatirkan muncul dalam laporan UNICEF Indonesia. Evaluasi yang diterbitkan pada Maret 2026 menyebutkan bahwa 99,4 persen anak menggunakan internet dengan rata-rata waktu penggunaan sekitar 5,4 jam per hari. Artinya, bagi banyak anak, waktu di depan layar dapat lebih panjang daripada waktu bermain di luar rumah, berbicara dengan orang tua, atau membaca buku secara tenang.

Kajian dasar UNICEF juga memperlihatkan bahwa hanya 37,5 persen anak yang pernah menerima informasi mengenai cara menjaga keselamatan di internet. Sebanyak 42 persen anak mengaku pernah merasa takut atau tidak nyaman akibat pengalaman daring, sedangkan 50,3 persen pernah melihat gambar seksual di media sosial. Ruang digital dengan demikian bukan hanya arena hiburan, melainkan juga lingkungan yang dapat menghadapkan anak pada perundungan, manipulasi, kekerasan, eksploitasi, dan konten yang belum mampu mereka pahami secara matang.

Bukan Sekadar Lama Menatap Layar Istilah “kecanduan digital” sering dipakai untuk menggambarkan anak yang tidak dapat berpisah dari gawai. Dalam penelitian, istilah yang lebih berhati-hati adalah problematic digital media use, problematic smartphone use, atau penggunaan media digital bermasalah.


Masalahnya bukan semata-mata berapa jam anak menggunakan gawai. Tanda yang lebih penting adalah hilangnya kendali: anak terus menggunakan perangkat meskipun mengganggu waktu tidur, belajar, makan, beribadah, bermain, dan berhubungan dengan keluarga. Anak menjadi gelisah ketika tidak memegang gawai, mudah marah saat akses dihentikan, mengabaikan kewajiban, dan menjadikan layar sebagai satu-satunya cara mengatasi bosan, sedih, atau kesepian.

  • Penulis: Nasir M. Ali (Pegawai Kementerian Haji Kota Ternate)
  • Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Road to Toadore Fest Vol. II: Gema Budaya Tidore Mengalun di Yogyakarta

    Road to Toadore Fest Vol. II: Gema Budaya Tidore Mengalun di Yogyakarta

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 605
    • 0Komentar

    Ketua panitia, Vhay, dalam keterangannya kepada kontributor Balengko Space menjelaskan bahwa acara ini merupakan bagian dari rangkaian awal menuju festival utama. “Road to Toadore Fest adalah acara kecil-kecilan sebagai pengenalan. Ini menjadi ancang-ancang sebelum kami menyelenggarakan acara yang lebih besar nantinya,” ujarnya. Ketua PKPM Nuku Yogyakarta, Afdan Abdullatif, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan program tahunan […]

  • USHP Gelar Sowan Alumni di Jakarta, Perkuat Jejaring dan Bekali Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja

    USHP Gelar Sowan Alumni di Jakarta, Perkuat Jejaring dan Bekali Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Andika
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Jakarta (BALENGKO) , 27 Maret 2026 – Organisasi mahasiswa Unit Studi Hukum Perdata (USHP) kembali menggelar kegiatan sowan alumni sebagai upaya mempererat silaturahmi dan menggali pengalaman pascakampus. Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari alumni terkait dunia kerja, organisasi, hingga kontribusi di masyarakat. Meski dengan keterbatasan dukungan, kegiatan tetap terlaksana melalui inisiatif […]

  • Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Maluku Utara

    LBH Ansor Maluku Utara: Status Kuasa Pengguna Anggaran Bukan Penentu atau Pengendali Anggaran Tunjangan DPRD

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 2.146
    • 0Komentar

    KPA Bukan Penentu Tunjangan DPRD Menurut PP 12 Tahun 2019 dan Permendagri 77 Tahun 2020, KPA adalah pejabat yang diberi mandat untuk melaksanakan anggaran yang sudah ditetapkan dalam APBD, bukan penyusun atau pembuat anggaran. Sementara itu, besaran tunjangan pimpinan dan anggota DPRD Maluku Utara telah ditetapkan secara sah melalui:• Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2017,• […]

  • Source : Istimewa

    Gal-Da: Ruang Hidup Elit vs Mimpi Otonomi Rakyat

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Asbar Kuseke
    • visibility 372
    • 0Komentar

    Semangat Perjuangan yang Tersandera DOB Galela Loloda (Galda) bukan sekadar wacana administratif; ia adalah “lonceng pengingat” sejak Deklarasi 2011 di Galela Selatan. Perjuangan ini lahir dari kolektivisme moral dan ekonomi masyarakat yang masif. Namun, sangat disayangkan jika energi besar dari para tokoh lintas sektor—politik, intelektual, hingga agamawan—kini seolah terbentur tembok kepentingan elit yang tidak linier […]

  • Source : Istimewa

    Penurunan Indeks Kerukunan dan Isu Provokatif Mencuat, Kader PMII D.I.Yogyakarta Desak Wagub Evaluasi dan Penguatan FKUB Maluku Utara

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Yogyakarta (Balengko) – 1 April 2026 – Dinamika kerukunan umat beragama di Maluku Utara kembali menjadi sorotan, menyusul beredarnya dugaan narasi provokatif di ruang percakapan digital yang dinilai memicu keresahan di tengah masyarakat. Situasi ini memunculkan pertanyaan publik terhadap efektivitas peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Maluku Utara dalam menjalankan fungsi utamanya sebagai penjaga […]

  • Sumber foto : Istimewa

    Negara Bertembok Beton, Bertiang Bambu

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Rahmat Rajak Mahasiswa Pascasarjana UIN Bandung
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Rakyat diundang untuk memilih, tetapi jarang diajak merumuskan. Demokrasi berdiri, tetapi menopang dirinya pada tiang bambu yang mudah patah oleh kepentingan jangka pendek. Fenomena ini terasa lebih telanjang di daerah, termasuk di Maluku Utara. Provinsi yang kaya sumber daya alam ini seolah menjadi panggung kecil dari problem besar negara. Atas nama pembangunan, investasi, dan hilirisasi, […]

expand_less