Generasi Digital di Persimpangan: Menyelamatkan Anak dari Kecanduan Layar
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 32
- comment 0 komentar
- print Cetak

Oleh: Nasir M. Ali (Pegawai Kementerian Haji Kota Ternate) . Ilustrasi : Pexels
Gambaran yang lebih mengkhawatirkan muncul dalam laporan UNICEF Indonesia. Evaluasi yang diterbitkan pada Maret 2026 menyebutkan bahwa 99,4 persen anak menggunakan internet dengan rata-rata waktu penggunaan sekitar 5,4 jam per hari. Artinya, bagi banyak anak, waktu di depan layar dapat lebih panjang daripada waktu bermain di luar rumah, berbicara dengan orang tua, atau membaca buku secara tenang.
Kajian dasar UNICEF juga memperlihatkan bahwa hanya 37,5 persen anak yang pernah menerima informasi mengenai cara menjaga keselamatan di internet. Sebanyak 42 persen anak mengaku pernah merasa takut atau tidak nyaman akibat pengalaman daring, sedangkan 50,3 persen pernah melihat gambar seksual di media sosial. Ruang digital dengan demikian bukan hanya arena hiburan, melainkan juga lingkungan yang dapat menghadapkan anak pada perundungan, manipulasi, kekerasan, eksploitasi, dan konten yang belum mampu mereka pahami secara matang.
Bukan Sekadar Lama Menatap Layar Istilah “kecanduan digital” sering dipakai untuk menggambarkan anak yang tidak dapat berpisah dari gawai. Dalam penelitian, istilah yang lebih berhati-hati adalah problematic digital media use, problematic smartphone use, atau penggunaan media digital bermasalah.
Masalahnya bukan semata-mata berapa jam anak menggunakan gawai. Tanda yang lebih penting adalah hilangnya kendali: anak terus menggunakan perangkat meskipun mengganggu waktu tidur, belajar, makan, beribadah, bermain, dan berhubungan dengan keluarga. Anak menjadi gelisah ketika tidak memegang gawai, mudah marah saat akses dihentikan, mengabaikan kewajiban, dan menjadikan layar sebagai satu-satunya cara mengatasi bosan, sedih, atau kesepian.
- Penulis: Nasir M. Ali (Pegawai Kementerian Haji Kota Ternate)
- Editor: Redaktur Balengko Creative Media

Saat ini belum ada komentar