Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Ketika Reformasi Telah Menjadi Reformati, Revolusi Total Adalah Panggilan Hidup

Ketika Reformasi Telah Menjadi Reformati, Revolusi Total Adalah Panggilan Hidup

  • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
  • visibility 457
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Desentralisasi dan otonomi daerah yang dicita-citakan Reformasi justru melahirkan raja raja kecil di daerah, memecah korupsi yang sentralistik menjadi korupsi yang terdesentralisasi. Jeffrey Winters mendefinisikan oligarki tidak hanya sebagai segelintir orang kaya, tetapi kelompok yang menggunakan kekayaan materialnya untuk mempertahankan kekayaan tersebut (wealth defense). Dalam konteks Indonesia, oligarki bekerja dengan mendanai proses politik yang berbiaya sangat mahal. Demokrasi elektoral kita telah menjelma menjadi pasar bebas transaksional. Elite politik membutuhkan dana besar untuk kampanye, dan para pemilik modal menyediakan dana tersebut. Sebagai imbalannya, produk hukum dan kebijakan ekonomi akan didikte oleh kepentingan para oligark. Hal ini menjelaskan mengapa kebijakan kebijakan yang merugikan rakyat, seperti undang undang yang melemahkan pemberantasan korupsi atau regulasi ketenagakerjaan dan lingkungan yang bias pada korporasi, bisa disahkan dengan mulus oleh wakil rakyat.

Hukum tidak lagi menjadi panglima untuk mewujudkan keadilan, melainkan alat legislasi untuk melegalkan eksploitasi. Ini adalah bentuk kapitalisme politik, di mana kekuasaan negara disandera untuk memfasilitasi akumulasi kapital segelintir elite.

Hegemoni dan Ketimpangan yang Dinormalisasi

Jika kita meminjam analisis Karl Marx, negara dalam sistem kapitalisme yang banal pada akhirnya hanya akan berfungsi sebagai panitia yang mengurus kepentingan kelas borjuis. Di Indonesia, batas antara penguasa politik dan pengusaha telah hilang. Para menteri, pimpinan lembaga negara, dan kepala daerah banyak yang berlatar belakang pengusaha batu bara, nikel, dan kelapa sawit. Konflik kepentingan (conflict of interest) dianggap sebagai kewajaran politik. Namun, mengapa rakyat seolah diam atau tidak memiliki kekuatan untuk melawan? Antonio Gramsci menjelaskan ini melalui konsep hegemoni. Kelas penguasa tidak hanya menindas secara fisik, tetapi mereka menguasai pikiran dan kesadaran masyarakat sipil.

  • Penulis: Ain Dadong_Bidang PTKP HMI Cabang Yogyakarta

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • korban penganiayaan di Desa Soakonora, Kecamatan Galela Selatan, Halmahera Utara,Sumber foto: Istimewa

    Keluarga Korban Minta Polsek Galela Percepat Penanganan Dugaan Penganiayaan di Desa Soakonora

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Muhammad Muzijad Mandea
    • visibility 2.055
    • 0Komentar

    Halmahera Utara (BALENGKO) — Keluarga korban dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi di Desa Soakonora, Kecamatan Galela Selatan, Kabupaten Halmahera Utara, menyampaikan kekecewaan atas lambannya penanganan perkara oleh Polsek Galela. Kasus tersebut telah dilaporkan secara resmi oleh pihak keluarga korban kepada Polsek Galela setelah peristiwa penganiayaan yang terjadi pada Minggu malam, 21 Desember 2025, sekitar […]

  • REKONSILIASI DAN KONSOLIDASI IKA PMII  UNTUK MALUKU UTARA BANGKIT, INDONESIA MAJU

    REKONSILIASI DAN KONSOLIDASI IKA PMII UNTUK MALUKU UTARA BANGKIT, INDONESIA MAJU

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Fahrul Abd. Muid
    • visibility 1.630
    • 0Komentar

    Sehingga IKA PMII dapat dijadikan mitra terbaik oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara dalam akselerasi pembangunan Maluku Utara demi tercapainya target pembangunan Nasional dan akan terus meningkat dan membawa perubahan wajah Indonesia menjadi lebih maju di masa pembangunan lima tahun yang akan datang, khususnya dalam penurunan prevalensi stunting, penghapusan penyakit kemiskinan ekstrim dan revitalisasi […]

  • Banser Maluku Utara membuka Posko Jaga Aspirasi Jaga Indonesia di Ternate

    Posko Jaga Aspirasi Jaga Indonesia Banser Maluku Utara Resmi Dibuka di Ternate

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 709
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE Ternate, 10 September 2025 – Satuan Koordinasi Wilayah (Satkorwil) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Provinsi Maluku Utara resmi membuka Posko Jaga Aspirasi Jaga Indonesia. Langkah ini menjadi wujud komitmen Banser dalam menjaga kondusivitas dan stabilitas kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pembentukan posko ini menindaklanjuti Surat Instruksi Kepala Satuan Koordinasi Nasional (Kasatkor­nas) Banser Nomor: 0907/SKN-SE/IX/2025 […]

  • Menyerukan Keadilan untuk Masyarakat Adat: Sikap Mahasiswa Halmahera Timur di Yogyakarta

    Menyerukan Keadilan untuk Masyarakat Adat: Sikap Mahasiswa Halmahera Timur di Yogyakarta

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 1.330
    • 0Komentar

    Balengko Space – Yogyakarta, (23 Mei 2025) Mahasiswa Halmahera Timur yang sedang menempuh pendidikan di Yogyakarta menyampaikan pernyataan sikap terkait penahanan 11 warga masyarakat adat Maba, Desa Sangaji, Kabupaten Halmahera Timur. Mereka mengajak pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk meninjau kembali proses hukum yang sedang berjalan serta memastikan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat adat. Diketahui […]

  • Yohanes Ama Laga Soromaking Ketua BEM Janabadra Terpilih Periode 2026-2027

    Yohanes Ama Laga Soromaking Terpilih sebagai Ketua BEM Janabadra Periode 2026-2027

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle Andhika
    • visibility 223
    • 0Komentar

    BALENGKOSPACE.COM, YOGYAKARTA – Masa penantian mahasiswa Universitas Janabadra Yogyakarta akan kekosongan wadah aspirasi akhirnya resmi berakhir. Melalui proses Pemilihan Umum Mahasiswa (Pemilwa) yang berlangsung demokratis, Pasangan Calon Nomor Urut 2, Yohanes Ama Laga Soromaking dan Reno, resmi keluar sebagai pemenang dan dipercaya menakhodai BEM Universitas Janabadra Periode 2026–2027. Kembalinya BEM Universitas Janabadra menjadi momentum krusial […]

  • Forum BEM Se-DIY aksi damai Hari Kesehatan Mental Sedunia di Yogyakarta menuntut pembebasan aktivis dan tahanan politik

    Forum BEM Se-DIY Gelar Aksi pada Hari Kesehatan Mental Sedunia: Tuntut Pembebasan Aktivis dan Tahanan Politik

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 370
    • 0Komentar

    Yogyakarta (BALENGKO), 11 Oktober 2025 – Forum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar aksi damai dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia pada Jum’at (10/10). Aksi ini sekaligus menjadi momentum untuk menyuarakan krisis kebebasan akademik dan demokrasi di Indonesia, serta menuntut pembebasan aktivis Jogja dan seluruh tahanan politik. Dalam pernyataannya, Forum BEM […]

expand_less