Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » Ketika Reformasi Telah Menjadi Reformati, Revolusi Total Adalah Panggilan Hidup

Ketika Reformasi Telah Menjadi Reformati, Revolusi Total Adalah Panggilan Hidup

  • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
  • visibility 353
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Selanjutnya, konstitusi mengatur bahwa selambat lambatnya 30 hari, MPR harus menyelenggarakan sidang untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden dari dua paket calon yang memperoleh suara terbanyak pertama dan kedua pada pemilu sebelumnya. Secara politis, ini berarti kekuasaan hanya akan bergeser dari satu faksi elite ke faksi elite lainnya, misalnya dari kubu petahana ke kubu penantang yang menduduki posisi kedua. Masalahnya adalah, baik kubu pertama, kedua, maupun ketiga dalam sistem pemilu elektoral kita hari ini disokong oleh struktur oligarki yang nyaris identik.

Konfigurasi elite mungkin berubah, bendera partai mungkin berganti warna, namun bandar yang membiayai panggung politik itu adalah kelompok yang sama. Ini membuktikan bahwa demokrasi elektoral kita telah menjadi sistem sirkulasi elite yang tertutup. Kita terjebak dalam ilusi pilihan. Pemilu seolah olah memberikan rakyat kekuasaan untuk menentukan masa depan, namun pada kenyataannya, rakyat hanya diminta memilih siapa perwakilan oligarki yang akan mengeksploitasi mereka selama lima tahun ke depan. Menuju Revolusi Sistemik untuk Mencabut Akar Pembusukan Oleh karena itu, hari ini rakyat tidak sekadar membutuhkan “Reformasi Jilid II”. Kita tidak perlu lagi terjebak pada figur, entah itu Prabowo, Gibran, Jokowi, Anies, atau siapa pun. Persoalan bangsa ini tidak akan selesai hanya dengan mengganti aktor di atas panggung, sementara naskah lakon dan pemilik teaternya tetap sama.

Yang harus kita bicarakan secara serius dan radikal adalah sistem republik ini yang sudah sangat usang dan membusuk. Hukum dan institusi negara telah dikuasai (state capture) oleh kekuatan kapital. Reformasi 1998 terbukti gagal secara substansial karena ia hanya membabat ranting ranting kediktatoran, tetapi membiarkan akar oligarki terus hidup dan mencengkeram tanah ibu pertiwi. Kita membutuhkan perubahan sistemik. Jika istilah revolusi terdengar menakutkan, maka pahamilah revolusi bukan sebagai pertumpahan darah, melainkan sebagai revolusi struktural dan revolusi kesadaran. Kita harus merebut kembali kedaulatan politik dari cengkeraman kartel partai politik dan pemodal. Kita membutuhkan sistem hukum yang tidak bisa dibeli, serta sistem ekonomi yang berpusat pada kesejahteraan manusia, bukan ekstraksi modal semata. Sudah delapan kali kita mengganti nakhoda, tetapi pulau kesejahteraan belum juga terlihat di pelupuk mata.

  • Penulis: Ain Dadong_Bidang PTKP HMI Cabang Yogyakarta

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kantor Kementerian Agama Maluku Utara terkait isu rangkap jabatan ASN

    Benarkah Ada Rangkap Jabatan ASN di Kemenag Maluku Utara? Ini Klarifikasinya

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 637
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Ternate – LBH Ansor Kota Ternate menegaskan isu rangkap jabatan ASN Kemenag Maluku Utara tidak sesuai fakta hukum maupun administrasi. Klarifikasi ini muncul setelah sejumlah media memberitakan dugaan rangkap jabatan yang menyeret nama Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Malut. Ketua LBH Ansor Kota Ternate, Zulfikran Bailussy, SH, menjelaskan bahwa kliennya, Yusri N. Samsudin, […]

  • BELA RUANG HIDUP: Warga Desa Sagea saat melakukan aksi protes terhadap aktivitas pertambangan yang mengancam lingkungan mereka. WALHI Maluku Utara mendesak kepolisian menghentikan pemanggilan terhadap 14 warga yang dinilai sebagai bentuk kriminalisasi pejuang lingkungan. (Foto: Istimewa)

    WALHI Malut Desak Polda Hentikan Pemanggilan 14 Warga Desa Sagea

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Ternate, (BALENGKO) – WALHI Maluku Utara memandang serius pemanggilan 14 warga Desa Sagea oleh Polda Maluku Utara pasca aksi penolakan aktivitas pertambangan PT Mining Abadi Indonesia (MAI). Aksi yang dilakukan warga bersama Koalisi Save Sagea tersebut merupakan bentuk penyampaian pendapat di muka umum yang dijamin konstitusi. Hak itu diatur dalam Pasal 28E UUD 1945 serta […]

  • Program Pengabdian Masyarakat PK-252 Kitorang Sangga: Membangun Impian Anak Pesisir untuk Masa Depan yang Lebih Baik

    Program Pengabdian Masyarakat PK-252 Kitorang Sangga: Membangun Impian Anak Pesisir untuk Masa Depan yang Lebih Baik

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Muzsta
    • visibility 1.068
    • 0Komentar

    Jakarta, 23 Februari 2025 – Program pengabdian masyarakat PK-252 Kitorang Sangga telah sukses dilaksanakan di Taman Anak Pesisir, Cilincing, Jakarta Utara. Kegiatan ini diinisiasi oleh para awardee LPDP untuk memberikan pendidikan dan kesadaran lingkungan kepada anak-anak pesisir. Dengan tema besar “Samudra Lestari, Nusantara Berdaya”, program ini bertujuan untuk menginspirasi anak-anak pesisir Indonesia agar mereka bisa […]

  • Akbar Mangoda

    Bukan Sekadar Jaga Harga, Akbar Mangoda Minta Pasar Murah Morotai Jadi Penyelamat Nasib Petani Lokal

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 248
    • 0Komentar

    PULAU MOROTAI (BALENGKO)– Ketua Formatur DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Pulau Morotai, Moh. Akbar Mangoda, memberikan apresiasi atas langkah Pemerintah Daerah (Pemda) dalam menyelenggarakan Gerakan Pasar Murah menjelang bulan suci Ramadhan. Namun, ia menekankan agar momentum ini tidak sekadar menjadi ajang menjaga stabilitas harga, tetapi juga instrumen untuk menyejahterakan petani lokal. Akbar menyarankan agar […]

  • PW IKA PMII Maluku Utara menggelar bedah buku 'Rekam Jejak Menuju Perubahan PMII' karya Idhar Man Moti di Ternate. Kader didorong terus menulis dinamika pergerakan.

    Bedah Buku Rekam Jejak PMII, IKA PMII Malut Dorong Kader Aktif Menulis

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Mujizad Mandea
    • visibility 326
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, TERNATE – Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PW IKA PMII) Maluku Utara sukses menggelar bedah buku bertajuk “Rekam Jejak Menuju Perubahan PMII” karya Idhar Man Moti. Kegiatan intelektual ini berlangsung khidmat di Rotasi Cafe, Kelurahan Kayu Merah, Kota Ternate, Jumat (15/05/2026). Acara ini sengaja diinisiasi sebagai ruang refleksi bersama untuk […]

  • Kepala MAN 1 Ternate saat menerima penghargaan terbaik atas tata kelola media sosial kategori Madrasah Aliyah Negeri dari Kanwil Kemenag Maluku Utara di Ternate, Rabu (28/1/2026).

    Madrasah Aliyah Negeri 1 Ternate Raih Penghargaan Pengelolaan Medsos Terbaik

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 236
    • 0Komentar

    TERNATE (BALENGKO) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Ternate kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan sebagai Pengelola Media Sosial Terbaik kategori Madrasah Negeri se-Maluku Utara. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen institusi dalam memanfaatkan platform digital sebagai sarana informasi dan publikasi pendidikan yang transparan. Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Maluku […]

expand_less