Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » MISCARRIAGE OF JUSTICE: Mencari Keadilan dalam Negara yang tidak Adil

MISCARRIAGE OF JUSTICE: Mencari Keadilan dalam Negara yang tidak Adil

  • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
  • visibility 477
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Indonesia menegaskan dirinya sebagai negara hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (3) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Konsekuensinya, setiap tindakan penyelenggara negara maupun warga negara harus tunduk pada hukum, bukan pada kekuasaan. Hal ini selaras dengan konsep rechtsstaat yang menempatkan hukum sebagai instrument untuk melindungi hak asasi manusia, menjamin persamaan di hadapan hukum, serta mewujudkan keadilan melalui proses peradilan yang independen dan tidak memihak. Namun dalam praktik penegak hukum memperlihatkan wajah yang berbeda.

Bahkan beberapa kasus yang terjadi sering kali terdapat Putusan yang saling bertolak belakang atas perkara serupa melalui proses penyidikan yang tidak profesional, kriminalisasi, rekayasa perkara, hingga tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas menjadi potret yang terus berulang. Dalam kondisi demikian, hukum tidak lagi dipandang sebagai sarana mencari keadilan, melainkan sebagai alat yang dapat diarahkan sesuai kepentingan pihak yang memiliki kekuasaan dan pengaruh.

Fenomena diatas yang dalam kajian hukum dikenal sebagai miscarriage of justice atau peradilan sesat, yakni keadaan ketika proses penegakan hukum gagal menghadirkan keadilan karena kesalahan dalam penyelidikan, penyidikan, penuntutan, maupun pemeriksaan di pengadilan. Akibatnya bukan sekadar lahir putusan yang keliru, melainkan juga rusaknya kepercayaan masyarakat terhadap sistem peradilan. Ketika orang yang bersalah dapat dibebaskan, sementara orang yang tidak bersalah justru dihukum, maka yang sesungguhnya sedang dipertaruhkan bukan hanya nasib seorang terdakwa, tetapi juga wibawa negara hukum itu sendiri.

Peradilan sesat bukanlah fenomena baru dalam sistem peradilan pidana Indonesia. Praktek peradilan sesat pernah terjadi pada tahun 1970-an dimana berbagai praktek penegakan hukum yang menyimpang telah meninggalkan luka mendalam sekaligus menjadi pengingat bahwa kesalahan apparat penegakan hukum dapat merenggut hak-hak dasar masyarakat.

  • Penulis: Supriyadi Baharudin,S.H
  • Editor: Redaksi Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Source : Istimewa

    Mahasiswa dan Krisis Kepedulian Sampah: Lingkungan Kampus Masih Penuh Dengan Sampah

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Mursid Puko
    • visibility 548
    • 0Komentar

    Lingkungan yang alami, aman dan nyaman selalu menjadi keinginan bagi setiap manusia, terutama dilingkungan kampus supaya Mahasiswa/i dalam melaksanakan berbagai aktivitas pembelajaran terutama dalam menghadapi isu lingkungan yang semakin hari berdampak. Mahasiswa merupakan Agen Perubahan serta generasi penerus bangsa, selalu dituntut untuk mampu membawa perubahan dimanapun berada, termasuk dilingkungan kampus itu sendiri. Eksistensi kesadaran Mahasiswa […]

  • Semarak HUT RI ke-80 Kelurahan Makassar Timur dengan lomba 17 Agustus warga

    Semarak HUT RI ke-80 Kelurahan Makassar Timur Kota Ternate

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 521
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, Makassar Timur, 14 Agustus 2025 — Pemuda Kelurahan Makassar Timur Kota Ternate bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) menggelar berbagai lomba 17 Agustus untuk memeriahkan HUT RI ke-80. Warga dari berbagai RT ikut hadir dan berpartisipasi, menciptakan suasana meriah dan penuh kebersamaan. Koordinator Lapangan KKN, Febrianti Sangaji, menyampaikan bahwa panitia mempersiapkan kegiatan dengan […]

  • Kesehatan sebagai Pondasi Kebangkitan Bangsa  Dari Boedi Oetomo ke Tantangan Abad 21

    Kesehatan sebagai Pondasi Kebangkitan Bangsa Dari Boedi Oetomo ke Tantangan Abad 21

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Ariyo Dermawan
    • visibility 1.225
    • 0Komentar

    Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia memperingati Hari Kebangkitan Nasional sebuah tonggak penting dalam sejarah perjuangan kita menuju kemerdekaan. Tanggal ini merujuk pada berdirinya Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908, organisasi modern pertama yang menjadi simbol awal tumbuhnya kesadaran nasional di kalangan anak bangsa. Namun, tahukah kita bahwa Boedi Oetomo lahir dari rahim dunia kesehatan? […]

  • Atmosfer Piala Dunia 2026 kian terasa di Malut. Foto Gubernur Sherly Tjoanda kenakan jersey Argentina viral di medsos dan pancing reaksi warganet.

    Atmosfer Piala Dunia 2026 Kian Dekat, Netizen Malut Dihebohkan Foto Viral Gubernur Sherly Tjoanda Berjersey Tim Tango

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 655
    • 0Komentar

    BALENGKO SPACE, TERNATE – Demam pesta sepak bola terakbar di planet bumi kini mulai menjangkir masyarakat global, tidak terkecuali di Provinsi Maluku Utara. Menjelang kick-off yang tinggal menghitung minggu, Atmosfer Piala Dunia 2026 Sherly Tjoanda mendadak ramai diperbincangkan warganet usai beredarnya sebuah foto viral di berbagai platform digital dan cerita (story) aplikasi pesan WhatsApp. Dalam […]

  • Dari Iman ke Revolusi: Palestina sebagai Simbol Perlawanan Global

    Dari Iman ke Revolusi: Palestina sebagai Simbol Perlawanan Global

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Muhammad Asmar Joma
    • visibility 1.554
    • 0Komentar

    Di tengah gempuran Israel dan dukungan sekutunya, Palestina berdiri di tanah yang diduduki sebagai simbol yang pantang menyerah. Sebuah cerminan dari perjuangan yang dilakukan oleh Palestina sebagai gerakan perlawanan melawan penindasan dan ketidakadilan, ini bukan hanya konflik politik dan teritorial tetapi simbol yang melampaui semua itu. Semangat revolusioner merembes ke dalam jiwa dalam setiap gerakan […]

  • Kasus COVID-19 Naik di Asia, Kemenkes: Indonesia Masih Aman tapi Tetap Waspada

    Kasus COVID-19 Naik di Asia, Kemenkes: Indonesia Masih Aman tapi Tetap Waspada

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 524
    • 0Komentar

    Balengko Space – Kementerian Kesehatan RI menanggapi lonjakan kasus COVID-19 di beberapa negara Asia, seperti Singapura, Thailand, dan Hong Kong. Meski situasi global menunjukkan tren peningkatan, pemerintah memastikan bahwa kondisi di Indonesia tetap aman dan terkendali. Di lansir dari situs resmi kemenkes, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes RI, Aji Muhawarman, menyampaikan bahwa hingga pekan […]

expand_less