Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » OPINI » MISCARRIAGE OF JUSTICE: Mencari Keadilan dalam Negara yang tidak Adil

MISCARRIAGE OF JUSTICE: Mencari Keadilan dalam Negara yang tidak Adil

  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • visibility 158
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

Kasus ini menunjukan bahwa praktik penegakan hukum belum sepenuhnya belajar dari berbagai peristiwa peradilan sesat yang pernah terjadi di Indonesia. Penetapan tersangka tidak boleh dilakukan secara tergesa-gesah hanya demi menunjukan keberhasilan pengungkapan perkara. Keberhasilan penyidikan tidak diukur dari cepat atau lambatnya seseorang ditetapkan sebagai tersangka, melaikan dari ketepatan pembuktian, penghormatan terhadap prosedur, dan perlindungan hak asasi manusia.

Kasus Sum Kuning, Sengkong dan Karta, hingga Pegi Setiawan, yang berbeda kasusnya namun menunjukan pola yang sama, yakni adanya resiko kekeliruan dalam proses penegakan hukum yang dapat menyebabkan seseorang ditetapkan sebagai tersangka atau bahkan dipidana atas perbuatan yang tidak dilakukannya. Peristiwa-peristiwa tersebut menunjukan bahwa lemanya

kualitas pembuktian, kurangnya profesionalisme dalam penyelidikan, serta belum optimalnya pengawasan terhadap penggunaan kewenangan oleh aparat penegakan hukum yang menjadi persolan serius. Selama kelemahan tersebut belum dibenahi secara menyeluruh, peradilan sesat akan terus menjadi ancaman nyata bagi warga negara yang tidak bersalah sekaligus menggerus kepercayaan public terhadap sistem peradilan di Indonesia.

Peradilan sesat bukan kesalahan procedural, melainkan kegagalan negara dalam memenuhi kewajiban konstitusionalnya untuk menjamin keadilan, kepastian hukum, dan perlindungan hak asasi manusia. setiap kekeliruan dalam penyelidikan, penyidikan, penuntutan, maupun pemeriksaan di pengadilan tidak hanya merugikan individu yang menjadi korban, tetapi juga runtuhnya kepercayaan masyarakat terhadap sistem peradilan pidana. Undang-undang sudah mengatur terkait hukum acara pidana yang mengatur prinsip dan prosedur yang harus dipatuhi oleh setiap apparat penegakan hukum. Persoalanya bukan terletak pada ketiadaan aturan, melainkan konsistensi pelaksanaanya. Sebaik apapun norma hukum yang dibentuk, ia tidak akan mampu menghadirkan keadilan apabila diabaikan oleh mereka yang diberi kewenangan untuk menegakannya. Negara hukum tidak boleh diukur dari seberapa cepat perkara berhasil diungkap atau seberapa banyak orang dijatuhi pidana, melainkan dari kemampuan memastikan bahwa setiap orang memperoleh proses hukum yang adil.

It is better that ten guilty persons escape than that one innocent suffer.” William Blackstone (Lebih baik sepuluh orang yang bersalah lolos daripada satu orang yang tidak bersalah dihukum)

  • Penulis: Supriyadi Baharudin,S.H
  • Editor: Redaksi Balengko Creative Media

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sunaidin Ode Mulae, Dosen Antropologi Pariwisata Universitas Khairun sekaligus Pengurus KONI Maluku Utara periode 2025–2029, menyampaikan pandangannya tentang peran KONI dalam mendorong sport tourism untuk meningkatkan ekonomi daerah.

    ”KONI” BERDAMPAK MENDORONG PARIWISATA OLAHRAGA (SPORT TOURSM) UNTUK PERGERAKAN EKONOMI MALUKU UTARA

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle Sunaidin Ode Mulae Dosen Antropologi Pariwisata Unkhair Pengurus KONI Maluku Utara 2025-2029
    • visibility 575
    • 0Komentar

    Pariwisata olahraga (sport tourism) dapat melakukan kolaborasi untuk meningkatkan perekonomian Maluku Utara melalui even-event keolahragaan dapat ditingkatkan di semua spot wisata dengan diadakannya event-event olahraga skala daerah, nasional, maupun internasional. Sport tourism itu melibatkan partisipasi publik untuk keolahragaan yang dapat melahirkan atlet-atlet yang baik dan bertalenta. Sport tourism ialah aktifitas jasmani yang menggabungkan antara olahraga […]

  • Source : Istimewa

    Partisipasi tak bermakna, penetapan hakim mahkamah konstitusi secara ugal-ugalan.

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Yuridin, Kader HMI Yogyakarta.
    • visibility 609
    • 0Komentar

    Namun, dinamika hukum dan politik dalam tubuh Mahkamah konstitusi preseden belakangan ini betapa menunjukkan tidak steril dari tarik menarik kepentingan kekuasaan, sehingga menimbulkan pertanyaan serius mengenai independensi, integritas, konsistensi dalam menjaga konstitusi. Dari tahun 2023 Sebanyak hakim MK di jatuhi sanksi etik berupa teguran lisan dan di copot dari jabatannya. misalnya dalam menangani 4 perkara […]

  • Debat Hukum USHP Janabadra 2026 sukses digelar. UMY raih juara 1 dalam kompetisi bertema kedaulatan masyarakat adat vs korporasi. Simak selengkapnya!

    Debat Hukum USHP Janabadra 2026: Mengupas Kedaulatan Masyarakat Adat di Tengah Arus Investasi

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Takdir (Hakim Ketua Unit Study Hukum Perdata FH JANABDRA)
    • visibility 248
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA, BALENGKO SPACE – Unit Studi Hukum Perdata (USHP) Universitas Janabadra (UJB) sukses menyelenggarakan Civil Law Debate Competition (CLDC) atau Debat Hukum USHP Janabadra 2026. Kegiatan bergengsi ini mengusung tema kritis: “Negara, Korporasi, dan Kedaulatan Masyarakat Adat dalam Pusaran Kepentingan.” Bertempat di Yogyakarta pada Rabu (29/4/2026), kompetisi ini diikuti oleh berbagai universitas ternama di wilayah […]

  • jccnetwork.id

    Dugaan Konflik Kepentingan Tambang di Maluku Utara, LBH Ansor Siapkan Laporan ke KPK dan MKD

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Redaksi Balengko Space
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Balengko Space — Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Maluku Utara menyatakan akan membawa dugaan konflik kepentingan serta potensi pelanggaran perizinan di sektor pertambangan nikel ke tingkat nasional. Langkah ini, menurut LBH Ansor, merupakan bagian dari upaya mendorong transparansi dan pengujian hukum atas sejumlah temuan awal yang mereka himpun. Ketua LBH Ansor Maluku Utara, Zulfikran Bailussy, […]

  • Ilustrasi : Source : Istimewa

    JALUR ENERGI, DOLAR, DAN HEGEMONI: IRAN DAN AS MEMPENGARUHI EKONOMI ASIA PASIFIK

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Fahri Sibua Magister Akuntansi
    • visibility 536
    • 0Komentar

    Iran tak tinggal diam menghadapi tekanan ekonomi Barat. Negeri para mullah ini menggenjot diversifikasi ekonomi dan mencari celah baru dalam perdagangan energi untuk meloloskan diri dari dominasi dominasi AS. Teheran membangun hubungan yang lebih erat dengan kekuatan-kekuatan besar seperti Tiongkok, Rusia, dan India. Negara-negara besar ini berlomba tengah melepaskan diri dari ketergantungan pada dolar AS. […]

  • Sarbin Sehe Ikuti Retret di Akmil Magelang untuk Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah

    Sarbin Sehe Ikuti Retret di Akmil Magelang untuk Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle balengko space
    • visibility 588
    • 0Komentar

    Sumber Foto : Istimewa Magelang, (27/2/25) – Setelah menjalani serangkaian kegiatan pasca-pelantikan sebagai Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe bertolak ke Magelang untuk mengikuti kegiatan retret selama dua hari, mulai hari ini, Kamis (27/2/25), hingga besok, Jumat (28/2/25). Kegiatan ini digelar di Akademi Militer (Akmil) Magelang dan dihadiri oleh sejumlah pejabat pemerintah pusat dan daerah. […]

expand_less